Hingga September 2026

Puluhan Dispensasi Kawin Diajukan di Magetan, Mayoritas Hamil di Luar Nikah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Pengadilan Agama (PA) Magetan. SP/MGT
Ilustrasi. Pengadilan Agama (PA) Magetan. SP/MGT

i

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pengadilan Agama (PA) Magetan mencatat sebanyak 40 perkara dispensasi kawin sepanjang 2026, yang mana mayoritas permohonan diajukan karena kehamilan di luar nikah, dengan pemohon rata-rata berusia di atas 15 tahun dan masih di bawah 19 tahun. Kondisi tersebut sekaligus menjadi salah satu alasan mendesak yang dipertimbangkan hakim dalam memutus perkara.

“Sejauh ini untuk perkara tahun 2026 sebanyak 40 perkara dispensasi kawin. Rata-rata usianya di atas 15 tahun dan di bawah 19 tahun " jelas Humas PA Magetan, Helmy Ziaul Fuad, Selasa (06/10/2026).

Lebih lanjut, Helmy menilai lemahnya pengawasan orang tua menjadi salah satu faktor yang perlu mendapat perhatian. Sebagian orang tua, kata dia, mengaku kesulitan mengawasi anak karena kesibukan bekerja. Meski jumlah tersebut memang masih lebih rendah dibandingkan data periode yang sama di tahun sebelumnya. Namun, angka itu masih berpotensi bertambah karena perkara dispensasi kawin biasanya meningkat menjelang akhir tahun.

“Biasanya menjelang akhir tahun ada penumpukan perkara. Ketika saya menasihati para orang tua, kebanyakan alasannya karena mereka bekerja dan sibuk. Sampai rumah hanya untuk istirahat. Ini yang menjadi masalah karena tidak ada kontrol ketika orang tua tidak di rumah,” katanya.

Selain pengawasan keluarga, persoalan pendidikan juga menjadi perhatian. Helmy menyebut sebagian anak yang mengajukan dispensasi kawin sudah tidak lagi bersekolah. Di sejumlah wilayah, jarak sekolah yang jauh disebut menjadi salah satu alasan anak memilih tidak melanjutkan pendidikan. Setelah putus sekolah, aktivitas anak lebih banyak berada di rumah dan membantu orang tua.

Dalam proses pemeriksaan, kesiapan anak juga menjadi salah satu pertimbangan hakim. Pemohon harus menjalani tes psikologi untuk mengetahui kesiapan anak menjalani perkawinan. Hasil pemeriksaan tersebut menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam putusan.

Setelah memperoleh izin dispensasi dari pengadilan, pasangan dapat melanjutkan proses pencatatan pernikahan melalui Kantor Urusan Agama (KUA), termasuk mengikuti bimbingan bagi calon pengantin. mg-02/dsy

Berita Terbaru

Walikota Mojokerto Minta Duta Anti Narkoba Lakukan Preventif Cegah Narkoba

Walikota Mojokerto Minta Duta Anti Narkoba Lakukan Preventif Cegah Narkoba

Selasa, 27 Okt 2026 07:37 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 07:37 WIB

SURABAYA PAGI.com, Mojokerto – Pemilihan Duta Anti Narkoba Kota Mojokerto bukan sekadar ajang pencarian bakat, melainkan upaya promotif dan preventif untuk m…

Mahasiswi UIN KHAS Jember Diduga Diperkosa saat Tidur

Mahasiswi UIN KHAS Jember Diduga Diperkosa saat Tidur

Selasa, 27 Okt 2026 07:22 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember – Dugaan pemerkosaan terhadap seorang mahasiswi Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember saat menjalani P…

Sarwendah Ajak Ruben Bagi 2 Cicilan Rumah Rp13 M

Sarwendah Ajak Ruben Bagi 2 Cicilan Rumah Rp13 M

Selasa, 27 Okt 2026 07:20 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Sarwendah disebut membuka ruang negosiasi kepada Ruben Onsu terkait penyelesaian cicilan rumah yang menjadi inti persoalan dalam s…

120 Kali Transfer Rp665,6 Juta ke Rara, Ada Catatan “Kesayangan”

120 Kali Transfer Rp665,6 Juta ke Rara, Ada Catatan “Kesayangan”

Selasa, 27 Okt 2026 07:18 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 07:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Sebanyak 120 kali transaksi transfer dengan total nilai Rp665,6 juta kepada Rara Fredirica terungkap dalam persidangan perkara d…

Elpiji Meledak di Kupang Segunting, 6 Rumah Rusak dan 2 Orang Luka

Elpiji Meledak di Kupang Segunting, 6 Rumah Rusak dan 2 Orang Luka

Selasa, 27 Okt 2026 07:15 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 07:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Sebuah ledakan terjadi di Jalan Kupang Segunting IV Nomor 56, Surabaya, Senin (26/10/2026) pagi. Peristiwa yang diduga dipicu k…

Di Depan Mahasiswa, Sahroni Bahas Ijazah Palsu

Di Depan Mahasiswa, Sahroni Bahas Ijazah Palsu

Selasa, 27 Okt 2026 07:13 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 07:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, berpesan kepada mahasiswa yang bermimpi menjadi presiden atau anggota wakil rakyat s…