SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan rangkaian kegiatan memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur yang berlangsung Oktober hingga November 2026.
Selain agenda pemerintahan dan keagamaan, rangkaian tersebut diisi sejumlah program pelayanan publik dan bakti sosial yang menyasar kebutuhan masyarakat.
Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Lilik Pudjiastuti, mengatakan rangkaian hari jadi tidak hanya diarahkan sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga diharapkan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Harapannya, kegiatan rangkaian Hari Jadi ini bisa memberi manfaat kepada seluruh masyarakat Jawa Timur,” kata Lilik dalam konferensi pers Teras Informasi di Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Timur, Surabaya, Selasa (6/10/2026).
Menurut Lilik, pelaksanaan sejumlah agenda melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD), DPRD Jatim, serta Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Jatim.
Kolaborasi tersebut dilakukan untuk mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan di sejumlah daerah.
Rangkaian kegiatan telah dimulai dengan ziarah ke makam Proklamator di Blitar pada 5 Oktober 2026.
Agenda berikutnya mencakup kegiatan keagamaan, pelayanan masyarakat hingga rapat paripurna istimewa.
Pada 7 Oktober 2026, DPRD Jatim dijadwalkan menggelar Jawa Timur Bersholawat bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf di halaman kantor DPRD Jatim, Surabaya. Kegiatan tersebut diperkirakan dihadiri sekitar 15.000 jemaah.
Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-undangan Sekretariat DPRD Jatim, Syamsiar Aulia Rahman, mengatakan DPRD Jatim menyiapkan lima agenda dalam rangkaian peringatan tahun ini.
Selain Jawa Timur Bersholawat, agenda tersebut meliputi rapat paripurna istimewa, pagelaran wayang, haul Gubernur Soerjo, serta pengajian di Magetan.
“Yang paling penting itu suasana khidmat, suasana ngadem ati, ngadem pikir itu bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf,” ujar Aulia.
Setelah agenda tersebut, perhatian diarahkan pada pelayanan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Pada 8 Oktober 2026, pemerintah menjadwalkan layanan servis gratis kendaraan roda dua.
Layanan ini menjadi salah satu kegiatan yang memiliki manfaat ekonomi langsung karena dapat membantu masyarakat mengurangi pengeluaran untuk perawatan kendaraan.
Di sisi lain, kegiatan tersebut juga menjadi ruang penerapan kompetensi pendidikan vokasi melalui keterlibatan SMK bidang teknik sepeda motor.
Pada 10 Oktober 2026, agenda dilanjutkan dengan khatmil Al-Qur’an di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya yang disertai pengundian umrah bagi wajib pajak yang patuh.
Sehari kemudian, BAZNAS Jatim menjadwalkan pemeriksaan mata dan pemberian bantuan kacamata kepada 1.000 guru taman kanak-kanak (TK), Raudhatul Athfal (RA), dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ). Kegiatan tersebut berlangsung di Islamic Center Surabaya.
Wakil Ketua II BAZNAS Jatim, Afif Amrullah, mengatakan pemeriksaan mata melibatkan tenaga kesehatan dari Rumah Sakit Mata Masyarakat Jawa Timur, RSUD Dr. Soetomo, serta tenaga refraksi optisi. Pemeriksaan dijadwalkan berlangsung mulai pukul 07.30 WIB hingga 13.00 WIB.
“Peserta nanti di kesempatan hari itu hanya diperiksa saja. Sementara kacamatanya baru akan diserahkan sebulan kemudian,” kata Afif.
Menurut Afif, nilai bantuan kacamata diperkirakan sekitar Rp400 ribu untuk setiap penerima. Kacamata akan diserahkan setelah diproduksi berdasarkan hasil pemeriksaan masing-masing peserta.
Jika dihitung berdasarkan jumlah penerima, nilai bantuan kacamata tersebut mencapai sekitar Rp400 juta.
Selain memberikan manfaat langsung kepada penerima, bantuan tersebut juga menunjukkan adanya alokasi sumber daya untuk mendukung kebutuhan kesehatan masyarakat.
Puncak Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur dijadwalkan pada 12 Oktober 2026 melalui upacara dan rapat paripurna istimewa DPRD Jatim.
Rapat paripurna direncanakan dimulai pukul 14.00 WIB dengan Menteri Pertanian sebagai pembicara.
Pemprov Jatim juga menyiapkan bakti sosial di kawasan Pantai Slopeng, Kabupaten Sumenep, pada 13-14 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut masih dalam tahap pematangan dan direncanakan mencakup pemeriksaan kesehatan, khitanan massal, pasar murah, penyaluran bantuan sosial, serta bantuan bedah rumah bagi lima mustahik.
Lilik mengatakan rincian kegiatan bakti sosial masih akan dibahas lebih lanjut bersama Gubernur Jawa Timur dan pihak terkait.
Rangkaian HUT kemudian berlanjut dengan pagelaran wayang pada 24 Oktober 2026 di halaman Gedung DPRD Jatim. Haul Gubernur Soerjo dijadwalkan berlangsung pada 11 November 2026 di kompleks makam Raden Mas Tumenggung Ario Soerjo, Magetan.
Rangkaian tersebut kemudian dilanjutkan dengan pengajian bersama KH Ahmad Anwar Zahid pada 30 November 2026 di Alun-alun Magetan.
Di luar agenda utama peringatan HUT, BAZNAS Jatim bersama BAZNAS kabupaten/kota juga menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat di daerah yang mengalami kekeringan.
Afif mengatakan total bantuan yang disalurkan mencapai 1,2 juta liter air bersih untuk 24 kabupaten. Penyaluran telah dimulai sejak Sabtu (3/10/2026) dan masih berlangsung.
Distribusi air bersih tersebut menjadi salah satu bentuk intervensi untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tengah kekeringan.
Ketersediaan air juga berkaitan dengan keberlangsungan aktivitas rumah tangga dan kegiatan ekonomi warga di daerah terdampak.
Rangkaian HUT ke-81 Jawa Timur dengan demikian tidak hanya mencakup agenda seremonial dan keagamaan, tetapi juga diarahkan pada pelayanan publik serta bantuan yang menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari pengurangan beban biaya perawatan kendaraan, dukungan kesehatan, akses kebutuhan pokok melalui pasar murah, hingga pemenuhan kebutuhan air bersih.
Editor : Redaksi