Gencarkan Potensi Kopi Lokal, Bupati Pacitan Siapkan Surat Edaran Seluruh OPD

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji (kanan) berbincang dengan petani kopi saat menghadiri festival kopi di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Pacitan. SP/PCT
Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji (kanan) berbincang dengan petani kopi saat menghadiri festival kopi di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Pacitan. SP/PCT

i

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Guna memperluas pasar sekaligus meningkatkan permintaan terhadap produk petani setempat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan telah menyiapkan surat edaran yang mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) menggunakan kopi lokal setiap hari.

Kebijakan tersebut disiapkan setelah melihat potensi kopi lokal Pacitan yang dinilai dapat dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pasar, termasuk di lingkungan pemerintahan daerah. Sehingga, adanya penggunaan kopi lokal oleh OPD diharapkan dapat mendorong pertumbuhan usaha kopi sekaligus meningkatkan peluang ekonomi bagi petani di sejumlah wilayah di Kabupaten Pacitan.

"Insya Allah tidak dalam waktu lama akan terbit SE (Surat Edaran) penggunaan kopi lokal untuk seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Hal itu yang paling penting (menggunakan kopi Pacitan). Sehingga harapannya ke depan masyarakat atau petani kopi bisa tumbuh bersama dengan kami," ujar Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, Selasa (13/10/2026).

Disatu sisi, Kawasan Pacitan memiliki potensi kopi robusta dan liberika yang dapat dikembangkan untuk memenuhi beragam kebutuhan pasar. Diantaranya kopi robusta, yang dapat diolah menjadi berbagai minuman, sedangkan liberika berpeluang dikembangkan melalui pencampuran dengan jenis kopi lainnya.

Sementara itu, terkait rencana penerbitan surat edaran itu disampaikan setelah Indrata menghadiri festival kopi di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Pacitan, Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Baleharjo, Pacitan. Dalam kegiatan tersebut, pihaknya juga berinteraksi dengan petani kopi dari sejumlah kecamatan untuk melihat potensi produk kopi lokal yang dapat dikembangkan. pc-01/dsy

Berita Terbaru

Pemulung Lansia di Surabaya Tak Terima Bansos 3 Tahun, Kini Masuk Desil 1

Pemulung Lansia di Surabaya Tak Terima Bansos 3 Tahun, Kini Masuk Desil 1

Selasa, 13 Okt 2026 13:39 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 13:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memutakhirkan data kesejahteraan Sulis Setyowati (62), seorang lansia yang bekerja sebagai…

Bangunan Tanpa Dasar Hukum, Pemkot Tertibkan Aset di Jalan Nambangan Surabaya

Bangunan Tanpa Dasar Hukum, Pemkot Tertibkan Aset di Jalan Nambangan Surabaya

Selasa, 13 Okt 2026 13:29 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 13:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya dalam menjaga dan mengamankan aset daerah agar tetap dikelola sesuai dengan ketentuan yang berlaku, Pemerintah Kota…

Alami Krisis Kekeringan, Ngawi Optimalkan Distribusi Air Bersih ke 4.403 Warga

Alami Krisis Kekeringan, Ngawi Optimalkan Distribusi Air Bersih ke 4.403 Warga

Selasa, 13 Okt 2026 12:46 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Menindaklanjuti meluasnya dampak kekeringan ekstrem selama musim kemarau panjang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)…

Musim Kemarau Panjang, Pemkab Tulungagung Dropping 25 Ribu Liter Air Bersih

Musim Kemarau Panjang, Pemkab Tulungagung Dropping 25 Ribu Liter Air Bersih

Selasa, 13 Okt 2026 12:41 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 12:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Selama musim kemarau panjang 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, menyalurkan (dropping) 25 ribu liter air bersih…

Pasca Revitalisasi, Pasar Banyuwangi Jadi Destinasi Baru hingga Spot Kulineran

Pasca Revitalisasi, Pasar Banyuwangi Jadi Destinasi Baru hingga Spot Kulineran

Selasa, 13 Okt 2026 12:33 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Pasca rampung direvitalisasi, Pasar Induk Banyuwangi, kini tidak hanya sebagai tempat perdagangan saja, namun menjadi destinasi…

Hingga per Akhir September 2026, Karhutla di Ponorogo Capai 341,85 Hektare

Hingga per Akhir September 2026, Karhutla di Ponorogo Capai 341,85 Hektare

Selasa, 13 Okt 2026 12:17 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 12:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Hingga akhir September 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo, mencatat kebakaran hutan dan lahan…