Perkuat Ekosistem Kopi Lokal dari Petani-Kedai, Pacitan Gelar Feskop 2026

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala organisasi perangkat daerah (OPD) meracik kopi menggunakan teknik manual brew V60 dalam Festival Kopi 2026. SP/PCT
Kepala organisasi perangkat daerah (OPD) meracik kopi menggunakan teknik manual brew V60 dalam Festival Kopi 2026. SP/PCT

i

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Sebagai upaya dalam memperkuat ekosistem kopi lokal dari petani hingga kedai, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan menggelar Festival Kopi (Feskop) 2026 yang melibatkan pelaku usaha, lembaga keuangan, dan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), dengan menggunakan teknik manual brew V60 oleh sejumlah kepala OPD di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Pacitan, Jumat.

Pasalnya, festival tersebut menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat rantai produksi dan pemasaran kopi lokal. Namun, dalam pengembangan kopi daerah membutuhkan sinergi berbagai pihak, mulai dari petani, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pengolah biji kopi, pemilik kedai, hingga pemerintah dan lembaga jasa keuangan.

“Di balik ini semua, ada ruang kolaborasi berbagai pihak dalam rantai produksi kopi, dari hulu hingga hilir,” jelas Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perindustrian (Dikuperin) Pacitan Muhammad Ali Mustofa, Minggu (11/10/2026).

Oleh karenanya, petani berperan dalam penyediaan bahan baku, sedangkan pelaku UMKM mengolah biji kopi menjadi roasted bean atau biji kopi sangrai sebelum dipasarkan dan disajikan kepada konsumen melalui kedai kopi.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pacitan Suparlan, misalnya, tampil mengenakan helm proyek saat mengikuti kegiatan tersebut. Penampilan itu menjadi salah satu cara peserta menunjukkan identitas instansi masing-masing dalam kegiatan festival.

Melalui festival tersebut, Pemkab Pacitan berharap hubungan antara petani, pengolah kopi, pelaku kedai, dan pemangku kepentingan semakin kuat sehingga memberikan ruang bagi pengembangan usaha serta peningkatan nilai tambah produk kopi lokal. Pemkab Pacitan berencana akan memperbaiki tanaman kopi yang tidak terawat itu melalui intervensi anggaran dan teknologi tanam pada 2027. pc-01/dsy

Berita Terbaru

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Alhamdulillah, kita patut bersyukur. Di saat dunia sedang menghadapi ketegangan geopolitik, ancaman krisis pangan dan gangguan rantai pasok,…

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf ) Teuku Riefky Harsya mendorong pengembangan potensi desa sebagai sumber pertumbuhan ekonomi kreatif baru,…

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bursa aset kripto global OKX merayakan empat tahun pelaksanaan program Proof of Reserves (PoR) bulanan dengan menerbitkan 48 laporan…

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Uang sebesar US$ 20 atau sekitar Rp 362.543 (kurs Rp 18.127 per US$) yang hanya cukup untuk membeli satu porsi makan di restoran sederhana…

Ngaku Jadi Korban Proyek Fiktif, Warga Gresik Polisikan Eks Wabup Lamongan

Ngaku Jadi Korban Proyek Fiktif, Warga Gresik Polisikan Eks Wabup Lamongan

Senin, 02 Nov 2026 07:23 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Dugaan penipuan berkedok kerja sama proyek pembangunan ruko di kawasan Pasar Wisata, Desa Dibee, Kecamatan Kalitengah, Lamongan, m…

Biaya Resmi Rp600 Ribu, Pengurusan Izin Sumur PDAM ‘Disulap’ Jadi Rp375 Juta

Biaya Resmi Rp600 Ribu, Pengurusan Izin Sumur PDAM ‘Disulap’ Jadi Rp375 Juta

Senin, 02 Nov 2026 07:19 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pengurusan perpanjangan izin pemanfaatan air tanah untuk 21 titik sumur milik Perumda Air Minum Banyuwangi menelan biaya hingga…