WCCE 2026 Perkuat Posisi Ekonomi Kreatif RI di Mata Dunia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.com - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf ) memanfaatkan momentum konferensi internasional World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 sebagai upaya memperkuat reputasi dan kepemimpinan Indonesia dalam rantai ekonomi kreatif internasional, sekaligus mendorong sektor tersebut masuk dalam agenda pembangunan global menuju 2030.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan salah satu agenda utama WCCE 2026 adalah menghasilkan visi bersama pengembangan ekonomi kreatif dunia yang akan dituangkan dalam dokumen The Jakarta Vision on Creative Economy, yang menjadi landasan untuk mengusulkan resolusi mengenai ekonomi kreatif di forum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

"Indonesia siap menjadi tuan rumah dialog terkait masa depan ekonomi kreatif dunia. Bagi Indonesia, WCCE bukan hanya forum internasional, melainkan kesempatan strategis untuk membawa potensi kreatifitas kita ke panggung global," ujarnya dalam konferensi pers WCCE 2026 di Jakarta, Kamis.

Dia menjelaskan dalam forum ini akan menghasilkan The Jakarta Vision on Creative Economy, yang mencakup empat pilar utama. Pertama, pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan transformasi digital dengan pendekatan yang berpusat pada manusia, sehingga teknologi dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Kedua, keberlanjutan melalui ekonomi sirkular dan desain regeneratif, termasuk peran ekonomi kreatif dalam menjaga kelestarian lingkungan. Ketiga, kekayaan intelektual, keadilan ekonomi, dan hak-hak kreator untuk memastikan nilai tambah dari karya kreatif, budaya, serta kearifan lokal dapat memberikan manfaat yang adil.

Adapun pilar keempat adalah inklusivitas ekosistem kreatif dan pemberdayaan komunitas, yang menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam pengembangan ekonomi kreatif.

Selain merumuskan arah kebijakan global, WCCE 2026 juga diarahkan untuk memperkuat jejaring dan kolaborasi antara pemerintah, pelaku bisnis, akademisi, asosiasi, media, serta lembaga keuangan.

Dari sisi bisnis, konferensi tersebut akan menghadirkan forum bilateral dan business matching untuk mempertemukan pelaku ekonomi kreatif Indonesia dengan mitra internasional. Sejumlah perusahaan global, termasuk YouTube, Netflix, Canva, dan Tencent, juga dijadwalkan terlibat dalam rangkaian forum.

Pemerintah berharap pertemuan tersebut membuka peluang kolaborasi bisnis, termasuk kerja sama antarpelaku usaha atau business-to-business (B2B) yang dapat memperluas jaringan dan akses pasar kreator Indonesia.

"Yang kita harapkan dalam forum tersebut juga terbuka ruang kolaborasi bisnis. Ada beberapa nota kesepahaman yang akan kita tanda tangani, terutama secara B2B jika memungkinkan," katanya.

Hingga saat ini, sebanyak 51 negara dan tujuh organisasi internasional telah mengonfirmasi partisipasi dalam WCCE 2026. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah, dengan target partisipasi mencapai lebih dari 80 negara. Pemerintah pun menekankan bahwa keberhasilan WCCE tidak hanya diukur dari kelancaran penyelenggaraan, tetapi juga dari gagasan, kemitraan, dan tindak lanjut konkret yang dihasilkan setelah konferensi berakhir.

WCCE 2026 akan diselenggarakan pada 21-23 Oktober 2026, yang terdiri atas sejumlah rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan di dua tempat. Untuk pelaksanaan konferensi akan dilakukan di Hotel Indonesia Kempinski, dan untuk showcase Creative Village akan dilakukan di sekitar kawasan SCBD. lik/ec

Berita Terbaru

DPRD Jatim Berduka, Anggota Fraksi Golkar Sumardi Meninggal Dunia

DPRD Jatim Berduka, Anggota Fraksi Golkar Sumardi Meninggal Dunia

Jumat, 06 Nov 2026 11:59 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 11:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kabar duka menyelimuti DPRD Jawa Timur. Anggota Komisi A DPRD Jatim dari Fraksi Partai Golkar, Sumardi, meninggal dunia pada Kamis …

Tak Pernah Mengenal Batik, Sri Pontianik Kini Miliki Rumah Produksi dengan 25 Karyawan

Tak Pernah Mengenal Batik, Sri Pontianik Kini Miliki Rumah Produksi dengan 25 Karyawan

Jumat, 06 Nov 2026 11:24 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 11:24 WIB

SURABAYA PAGI, Rembang — Sebuah permintaan sederhana dari pelanggan ternyata mampu mengubah perjalanan hidup Sri Pontianik (48). Perempuan yang sebelumnya b…

Kota Kediri Raih ATM Award 2026, Mbak Wali Tegaskan Pentingnya Deteksi Dini

Kota Kediri Raih ATM Award 2026, Mbak Wali Tegaskan Pentingnya Deteksi Dini

Jumat, 06 Nov 2026 10:52 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Upaya Pemerintah Kota Kediri dalam pencegahan dan pengendalian penyakit menular kembali mendapat pengakuan. Kali ini, Kota Kediri…

Lewat Program Imigrasi Masuk Desa, Imigrasi Blitar Sosialisasikan Bahaya TPPO dan TPPM pada Masyarakat

Lewat Program Imigrasi Masuk Desa, Imigrasi Blitar Sosialisasikan Bahaya TPPO dan TPPM pada Masyarakat

Jumat, 06 Nov 2026 10:49 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kantor Imigrasi Blitar berkomitmen untuk memperkuat edukasi keimigrasian kepada masyarakat kali ini bertempat di wilayah Kec.Pomggok…

DLHK Sidoarjo Gelar Rapat Bersama Pelaku Industri untuk Wujudkan Industri yang Berwawasan Lingkungan

DLHK Sidoarjo Gelar Rapat Bersama Pelaku Industri untuk Wujudkan Industri yang Berwawasan Lingkungan

Jumat, 06 Nov 2026 10:46 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:46 WIB

SURABAYAPAGI com, Sidoarjo – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Lingkungan Hidup b…

Banjir Lahar Semeru Perlu Percepatan Relokasi Warga

Banjir Lahar Semeru Perlu Percepatan Relokasi Warga

Jumat, 06 Nov 2026 10:43 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Anggota DPRD Jawa Timur, Lailatul Qodriyah, menyoroti kembali terjadinya banjir lahar dingin Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang. I…