Kendalikan Harga Bapokting, Pemkot Gelar Sidak di Lima Stand Pasar di Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) bahan kebutuhan pokok penting (Bapokting) di sejumlah stand pasar di Kota Surabaya. SP/ Pemkot Surabaya
Petugas saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) bahan kebutuhan pokok penting (Bapokting) di sejumlah stand pasar di Kota Surabaya. SP/ Pemkot Surabaya

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna menindaklanjuti adanya temuan komoditas minyak goreng bersubsidi dan daging yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan inspeksi mendadak (sidak) bahan kebutuhan pokok penting (Bapokting) di sejumlah stand pasar di Kota Surabaya. Kali ini, sidak dilakukan di lima pasar tradisional, diantaranya Pasar Soponyono, Wonokromo, Pucang, Genteng, dan Tambahrejo. 

Di sejumlah pasar tersebut ditemukan harga bapokting yang dijual di atas HET. Dalam sidak tersebut ditemukan beberapa pedagang yang menjual Minyakita di harga Rp16.000 per liter. Dan dalam sidak tersebut, Pemkot Surabaya turut menggandeng jajaran Polrestabes Kota Surabaya dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Surabaya. 

“Pedagang yang menjual Minyakita tidak bersumber dari Bulog sehingga harga kulakan sudah di atas HET. Tetapi hal ini sudah kami tindak dengan memberikan pengarahan agar kembali menjual Minyakita sesuai dengan HET, mengingat ini adalah barang bersubsidi untuk masyarakat,” jelas Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (BPSDA) Kota Surabaya, Vykka Anggradevi Kusuma, Minggu (18/10/2026).

Selain itu, Vykka juga mengimbau kepada para pedagang agar tetap kulakan di distributor resmi seperti Bulog. Dengan demikian, maka pedagang dapat menjual sesuai dengan ketentuan HET ke depannya. Dan jika menemukan harga Minyakita dijual di atas Rp15.700 per liter bisa segera melaporkannya melalui Sayang Warga atau berkirim pesan di nomor 0811-3388-84. Dirinya menambahkan, sidak ini merupakan bagian dari upaya Pemkot melakukan pengawasan dan menjaga stabilitas harga bapokting di Surabaya. 

“Kami juga mengimbau, bahwa masyarakat dapat membeli komoditas tersebut di Kios Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Selain itu, langkah pemkot dalam mengendalikan harga juga mendirikan Kios TPID di sejumlah pasar tradisional,” imbaunya. sb-03/dsy

Berita Terbaru

Spogomi Sesi Dua, Walikota Ning Ita Dorong Kolaborasi Lingkungan dalam Memungut dan Memilah Sampah

Spogomi Sesi Dua, Walikota Ning Ita Dorong Kolaborasi Lingkungan dalam Memungut dan Memilah Sampah

Minggu, 18 Okt 2026 15:57 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Upaya membangun kepedulian terhadap pengelolaan sampah terus dilakukan Pemerintah Kota Mojokerto melalui pendekatan k…

Ning Ita Dorong Keterlibatan Generasi Muda Kota Mojokerto Jaga Indonesia ASRI

Ning Ita Dorong Keterlibatan Generasi Muda Kota Mojokerto Jaga Indonesia ASRI

Minggu, 18 Okt 2026 15:50 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui gerakan Green A…

Per 2027 Mendatang, Pemkab Sidoarjo Targetkan Seluruh Parkir Gunakan QRIS

Per 2027 Mendatang, Pemkab Sidoarjo Targetkan Seluruh Parkir Gunakan QRIS

Minggu, 18 Okt 2026 14:55 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai upaya dalam meningkatkan transparansi pengelolaan retribusi, memperkuat pengawasan petugas, dan mengoptimalkan pendapatan…

Terbakar Hebat! 13 Ribu Ayam di Madiun Gosong, Kerugian Capai Rp1 Miliar

Terbakar Hebat! 13 Ribu Ayam di Madiun Gosong, Kerugian Capai Rp1 Miliar

Minggu, 18 Okt 2026 14:16 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 14:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebanyak 13 ribu ekor anak ayam milik H. Mursaid di Dusun Banyak, Desa Cabean, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun gosong akibat…

Jadi Wisata Dadakan, Bengawan Solo di Ngawi Jadi Hamparan Bunga Enceng Gondok

Jadi Wisata Dadakan, Bengawan Solo di Ngawi Jadi Hamparan Bunga Enceng Gondok

Minggu, 18 Okt 2026 14:08 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 14:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Momen kemarau panjang di Kabupaten Magetan justru menjadikan fenomena unik. Salah satunya debit air menyusut di aliran Sungai…

Di Tengah Viralnya Antrean BBM, Pemkab Jember Kaji Kemungkinan Pembelajaran Daring

Di Tengah Viralnya Antrean BBM, Pemkab Jember Kaji Kemungkinan Pembelajaran Daring

Minggu, 18 Okt 2026 14:01 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Di tengah kondisi antrean BBM di sejumlah SPBU yang kini viral, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember masih mengkaji kemungkinan…