Siswa Cuci Ompreng MBG Jadi Polemik

Kepala BGN Bandingkan dengan China: Di Sana Dikagumi, di Sini Dihujat!

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono.
Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono.

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menanggapi polemik siswa yang terlibat dalam kegiatan merapikan dan mencuci wadah makan atau ompreng dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sudaryono membandingkan respons masyarakat Indonesia dengan praktik serupa di China. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi bagian dari pendidikan karakter untuk melatih kemandirian siswa.

“Di sana dikagumi, di sini dihujat,” kata Sudaryono di Jakarta, kemarin.

Namun, kritik publik bukan hanya soal mencuci ompreng. Video siswa SD mengangkut tumpukan wadah makan melalui tangga tanpa pegangan dan jalur sempit turut memicu kekhawatiran mengenai keselamatan anak.

Selain itu, pembagian dan pengumpulan ompreng juga dinilai berpotensi menyita waktu belajar serta menambah tugas guru.

Di tengah polemik tersebut, BGN juga menguji coba sistem penyajikan prasmanan di sekolah.

Sudaryono mengklaim metode ini membuat makanan lebih hangat, segar, dan lebih banyak dihabiskan siswa.

Menurut BGN, per 5 Oktober 2026, uji coba prasmanan telah diterapkan di lebih dari 60 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Sejumlah siswa SMK Tinta Emas Indonesia di Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, mengaku lebih menyukai program Makan Bergizi Gratis (MBG) prasmanan dibandingkan penyajian menggunakan ompreng.

Selain karena makanan masih hangat, metode prasmanan memungkinkan siswa mengambil makanan sesuai kebutuhan dan menambah porsi jika masih lapar.

“Saya lebih suka prasmanan karena bisa nambah, terus makanannya juga lebih fresh. Kalau disuruh milih, saya pilih prasmanan aja,” kata Gavra Joyce Argyanto (15), siswa kelas X Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Jumat (16/10/2026) lalu.

Meski metode prasmanan membutuhkan waktu untuk menyajikan makanan, Gavra mengaku tidak keberatan.jk3, beb

Berita Terbaru

Peringati Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Polres Blitar Doa Bersama Lintas Agama

Peringati Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Polres Blitar Doa Bersama Lintas Agama

Rabu, 21 Okt 2026 11:47 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 11:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polres Blitar menggelar doa bersama lintas agama dalam rangka memperingati dua tahun pemerintahan Presiden Republik Indonesia…

Komitmen Jaga Keselamatan, KAI Daop 7 Madiun Gelar Pembinaan Petugas Jaga Lintasan

Komitmen Jaga Keselamatan, KAI Daop 7 Madiun Gelar Pembinaan Petugas Jaga Lintasan

Rabu, 21 Okt 2026 11:45 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 11:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -PT.KAI Daop  7 Madiun terus ber komitmen terhadap keselamatan  perjalanan kereta api (Perka), dengan peningkatan kualitas sumber daya …

Pemkab Gencarkan Promosi Wisata Lewat ‘Jombang Influencer Camp 2026’

Pemkab Gencarkan Promosi Wisata Lewat ‘Jombang Influencer Camp 2026’

Rabu, 21 Okt 2026 11:21 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 11:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang terus berupaya dalam mendorong sektor wisata lokal melalui Jombang Influencer Camp 2026.…

Lewat Program Dewi SAE, Probolinggo Dorong Desa Wisata Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

Lewat Program Dewi SAE, Probolinggo Dorong Desa Wisata Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

Rabu, 21 Okt 2026 11:11 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 11:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melalui Program 100 Desa Wisata atau Dewi SAE, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo berupaya dalam membuka peluang usaha,…

Dongkrak Sektor Pariwisata, Pemkot Jajaki Pengembangan 'Batu Sport Center' di Kawasan Jalibar

Dongkrak Sektor Pariwisata, Pemkot Jajaki Pengembangan 'Batu Sport Center' di Kawasan Jalibar

Rabu, 21 Okt 2026 11:05 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 11:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai upaya dalam memperkuat daya tarik wisata sekaligus mendorong pertumbuhan sport tourism di Kota Batu, Pemerintah Kota (Pemkot)…

Wali Kota Eri Tegaskan Gelar Cak dan Ning Surabaya Bisa Dicabut jika Tersandung Kasus Hukum

Wali Kota Eri Tegaskan Gelar Cak dan Ning Surabaya Bisa Dicabut jika Tersandung Kasus Hukum

Rabu, 21 Okt 2026 10:27 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 10:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan gelar Cak dan Ning Surabaya dapat dicabut apabila pemegangnya tersangkut persoalan hukum…