SurabayaPagi, Surabaya – Unit Usaha Syariah PT Bank Danamon Indonesia Tbk meraih penghargaan The Excellent Performance Banking Sharia Business Unit 2026 (Based on Financial Performance 2025) dalam ajang 15th Infobank Sharia Awards 2026 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (8/10/2026).
Penghargaan yang diselenggarakan Infobank Media Group bersama Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) tersebut diberikan berdasarkan penilaian terhadap kinerja keuangan tahun 2025.
Capaian ini menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap kinerja bisnis syariah Danamon. Namun, untuk melihat perkembangan bisnis secara lebih menyeluruh, kinerja tersebut perlu dibaca bersama indikator keuangan lain, seperti pertumbuhan pembiayaan, penghimpunan dana, kualitas aset, dan kontribusi terhadap pendapatan perusahaan.
Syariah Strategic & Financing Business Head Danamon, Refita Rulli Arief, mengatakan pengembangan layanan perbankan syariah perlu mengikuti kebutuhan nasabah sekaligus menjaga prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan bisnis.
“Danamon percaya bahwa layanan perbankan syariah akan terus berkembang mengikuti kebutuhan nasabah. Karena itu, kami berupaya menghadirkan solusi keuangan yang relevan, sekaligus menjaga pengelolaan bisnis yang prudent agar dapat tumbuh secara sehat dan berkelanjutan. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi Danamon untuk terus memberikan layanan yang kompetitif dan semakin dekat dengan kebutuhan nasabah,” ujarnya.
Refita menambahkan, kepercayaan nasabah menjadi salah satu faktor yang mendorong perusahaan memperkuat layanan keuangan syariah.
Danamon juga menyatakan akan melanjutkan pengembangan bisnisnya untuk mendukung pertumbuhan industri keuangan syariah nasional.
“Kepercayaan nasabah menjadi dorongan bagi Danamon untuk terus memperkuat layanan perbankan syariah. Ke depan, dukungan tersebut menjadi modal bagi Danamon untuk memperluas kontribusinya terhadap pengembangan industri keuangan syariah di Indonesia,” katanya.
Penghargaan tersebut menambah catatan pencapaian Unit Usaha Syariah Danamon pada 2026. Meski demikian, dampak pengembangan bisnis syariah terhadap nasabah dan industri akan lebih terukur apabila disertai data mengenai pertumbuhan pembiayaan, dana pihak ketiga, kualitas pembiayaan, serta jangkauan layanan.
Data tersebut dapat memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai kemampuan perbankan syariah dalam memenuhi kebutuhan pembiayaan masyarakat dan dunia usaha, sekaligus menjaga keberlanjutan bisnis.
Editor : Redaksi