SURABAYAPAGI.com - Uang sebesar US$ 20 atau sekitar Rp 362.543 (kurs Rp 18.127 per US$) yang hanya cukup untuk membeli satu porsi makan di restoran sederhana di Amerika Serikat, ternyata bisa digunakan untuk membeli sekitar tiga porsi makan di Jepang, sembilan porsi di India, dan hingga 12 porsi di Bangladesh. Sebaliknya, di delapan negara Eropa yang dipimpin oleh Swiss, uang sejumlah itu bahkan tidak cukup untuk membayar satu porsi makanan.
Fakta ini didapat dari data Numbeo per 24 Agustus 2026. Data Numbeo dihimpun langsung dari laporan pengguna lokal mengenai biaya yang keluarkan, yang kemudian dikonversi ke dolar AS sesuai nilai tukar pasar.
Mengutip Visual Capitalist, Minggu (1/11/2026), angka-angka ini mencerminkan tarif rata-rata makan di restoran kelas terjangkau menurut standar lokal setempat. Jadi, data ini membandingkan segmen restoran berbiaya rendah di setiap negara, bukan membandingkan satu menu makanan yang sama persis.
Daftar negara ini dapat berubah tergantung waktu pengambilan data. Israel, Luksemburg, dan Rusia tidak menyertakan data saat penarikan ini dilakukan sehingga tidak tercantum di sini, meskipun data mereka muncul pada penarikan data lainnya.
Swiss Jadi yang Termahal
Dengan biaya mencapai US$ 31,20 per porsi, Swiss menjadi negara paling mahal dan melonjak cukup jauh di atas negara-negara lainnya. Angka ini hampir sepertiga lebih tinggi dibandingkan Norwegia yang berada di posisi kedua dengan biaya US$ 23,60.
Sebanyak 38 negara yang berada di rentang harga pertengahan, antara US$ 12,88 hingga US$ 6,33, sebagian besar berlokasi di Eropa Timur dan Amerika Latin. Nilai tengah (median) global sendiri berada di angka US$ 9,35 , yakni di antara Turki dan Slovakia. unsplas/ec
Editor : Redaksi