SURABAYA PAGI.COM, Lamongan – Persela Lamongan tampil impresif dengan menaklukkan Persijap Jepara 2-0 dalam pertandingan J League 2026 yang berlangsung di Stadion Surajaya Lamongan, Selasa (3/11/2026) malam. Dua gol kemenangan Laskar Joko Tingkir diborong pemain pengganti Kushedya Hari Yudo menit 68 dan 70.
Kemenangan ini menjadi suntikan motivasi bagi Persela untuk terus menjaga performa positif di kompetisi. Bagi Yudo, dua gol yang dicetaknya pada pertandingan tersebut memiliki makna istimewa. Gol-gol itu dipersembahkan untuk para fans Persela yang selalu memberikan dukungan, sekaligus untuk sang istri yang baru saja melahirkan.
Penampilan Persela mendapat apresiasi dari pelatih Persijap Jepara, Juan Cortes. Ia mengakui Persela mengawali kompetisi dengan sangat baik dan menunjukkan kualitas permainan yang bagus dalam pertandingan tersebut.
Cortes mengatakan, timnya tidak sepenuhnya tampil dengan kekuatan terbaik. Persijap melakukan rotasi pemain secara besar-besaran, dengan sekitar 11 pemain diistirahatkan demi mempersiapkan pertandingan selanjutnya melawan Garudayaksa di Liga 1.
“Kami tidak senang dengan hasil pertandingan ini. Namun, fokus kami juga untuk pertandingan berikutnya di liga melawan Garudayaksa. Karena itu, sebanyak mungkin pemain kami istirahatkan,” ungkap Cortes.
Meski kecewa dengan hasil akhir, pelatih Persijap tersebut tetap memberikan penilaian positif terhadap performa para pemainnya. Ia menegaskan tim masih membutuhkan proses untuk berkembang, dan meningkatkan kualitas permainan.
Cortes juga menyoroti kualitas pemain Persela, terutama para pemain senior yang dinilainya memiliki kemampuan bagus. Sementara itu, keberadaan banyak pemain muda di Persijap menjadi modal penting untuk terus berkembang.
“Persela bermain sangat bagus. Mereka memiliki pemain senior dengan kualitas yang baik. Di sisi lain, kami memiliki banyak pemain muda yang masih mempunyai ruang untuk berkembang. Ini menjadi catatan bagi kami untuk terus meningkatkan diri agar bisa bersaing di level senior dan profesional,” ujarnya.
Sementara itu, pelatih Persela Lamongan, Bima Sakti, mengaku bersyukur atas kemenangan yang diraih anak asuhnya. Menurutnya, kemenangan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh pemain dan elemen tim.
Bima menyebut, persiapan Persela menghadapi pertandingan kali ini cukup terbatas karena waktu pemulihan atau recovery pemain yang sangat mepet. Namun, para pemain tetap mampu memberikan penampilan maksimal dan meraih tiga poin.
“Alhamdulillah, kita bisa melaksanakan pertandingan pada malam hari ini dengan baik. Walaupun recovery sangat mepet, para pemain tetap maksimal memberikan yang terbaik buat Persela. Kita bersyukur bisa mendapatkan tiga poin,” kata Bima Sakti.
Ia menambahkan, kemenangan atas Persijap menjadi motivasi penting bagi seluruh elemen tim untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Bima berharap Persela kembali mampu meraih hasil positif saat menghadapi Kendal. “Semoga melawan Kendal kita bisa mencuri poin. Semua ini berkat kerja keras pemain,” pungkasnya.
Kemenangan 2-0 atas Persijap sekaligus menjadi momentum bagi Persela untuk terus menjaga konsistensi permainan. Sementara bagi Kushedya Hari Yudo, dua golnya malam itu bukan hanya menjadi penentu kemenangan, tetapi juga hadiah istimewa bagi suporter setia Laskar Joko Tingkir dan keluarga tercinta.jir
Editor : Redaksi