SURABAYAPAGI.com, Jombang - Baru-baru ini, warga di Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang mendadak heboh pasca adanya penemuan benda yang diduga cagar budaya dengan struktur artefak kuno berupa jobong atau cobong lahan untuk pembangunan.
Menindaklanjuti temuan tersebut, tim dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI Jawa Timur turun tangan untuk melakukan evakuasi dan penyelamatan di lokasi penemuan. Artefak jobong sendiri dikenal sebagai salah satu bentuk peninggalan struktur bangunan air masa lalu yang cukup sering dijumpai di kawasan Jawa Timur.
Pamong Budaya BPK Jatim, Indra Eka Widya Jaya, mengonfirmasi adanya temuan artefak bersejarah tersebut. Ia menjelaskan bahwa jobong secara umum diidentifikasi sebagai bagian dinding dari struktur tempat penampungan air atau sumur kuno. “Nah, penemuan ini merupakan sebuah artefak. Artefak itu disebut cobong. Mungkin ada juga yang menyebut dengan perigi, tapi umumnya di Jawa Timur itu disebut cobong," ujarnya, Rabu (04/11/2026).
Indra menerangkan bahwa fungsi utama cobong pada masa lalu berkaitan erat dengan struktur sumur pemukiman warga. Namun, ia juga menambahkan adanya sudut pandang baru dari sejumlah peneliti mengenai fungsi penampungan tersebut. Meski demikian, pihaknya menegaskan bahwa teori fungsi sanitasi tersebut masih membutuhkan pengkajian lebih lanjut.
Dalam proses ekskavasi di lokasi penemuan, tim menemukan struktur jobong yang tersusun rapat hingga beberapa lapisan. Dari total empat lapisan yang teridentifikasi, tim penyelamat berhasil mengevakuasi sebagian besar struktur tersebut. Sisa lapisan yang ditinggalkan di lokasi akan diratakan kembali karena lahan tersebut segera digunakan oleh pemiliknya.
Untuk memperkirakan penanggalan asal artefak, tim telah melakukan identifikasi fisik terhadap bata kuno tersebut. Dimensi dan ketebalan bata diukur serta dibandingkan langsung dengan artefak bata dari situs terdekat, yaitu Situs Candi Pandegong. jb-03/dsy
Editor : Redaksi