Ning Ita Dorong Pembiayaan Kreatif untuk Perkuat Kemandirian Daerah

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto, saat membuka Forum Koordinasi Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Peningkatan Transparansi Pengelolaan Keuangan melalui Digitalisasi dan Creative Financing.
Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto, saat membuka Forum Koordinasi Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Peningkatan Transparansi Pengelolaan Keuangan melalui Digitalisasi dan Creative Financing.

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mendorong pemerintah daerah lebih kreatif dalam mencari sumber pendanaan pembangunan untuk memperkuat kemandirian keuangan daerah.

Salah satunya dengan memanfaatkan aset milik pemerintah dan menjalin kerja sama dengan pihak swasta.

Hal tersebut disampaikan Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto, saat membuka Forum Koordinasi Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Peningkatan Transparansi Pengelolaan Keuangan melalui Digitalisasi dan Creative Financing di Sunrise Hotel Kota Mojokerto, Sabtu (31/10).

Menurutnya, pemerintah daerah tidak bisa hanya mengandalkan anggaran yang tersedia untuk menjalankan pembangunan. Terlebih, dalam dua tahun terakhir, pemerintah daerah menghadapi pengurangan anggaran dari pemerintah pusat sehingga diperlukan cara-cara baru untuk tetap mengoptimalkan pembangunan.

“Daerah harus mampu mewujudkan pemerintahan yang mandiri secara fiskal. Maka upaya yang harus dilakukan adalah kita harus berpikir kreatif, memaksimalkan potensi, merealisasikan hasil dalam creative financing,” tutur Ning Ita.

Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah memanfaatkan aset daerah yang belum digunakan secara maksimal. Lahan maupun bangunan milik pemerintah yang berpotensi disewakan dapat menjadi sumber tambahan pendapatan daerah.

Ning Ita meminta perangkat daerah lebih aktif mempromosikan aset-aset tersebut agar diketahui masyarakat dan pelaku usaha yang membutuhkan tempat untuk mengembangkan usahanya.

“Kalau kita punya aset, tetapi tidak mengiklankan untuk disewakan, publik tidak tahu. Informasi harus kita gencarkan. Ini bagian dari creative financing, memanfaatkan aset-aset milik pemerintah daerah untuk menghasilkan PAD,” jelasnya.

Selain itu, Pemkot Mojokerto juga membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Dengan pola ini, pembangunan maupun pemanfaatan aset daerah dapat dilakukan melalui kolaborasi, sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada anggaran pemerintah.

Di samping itu, Pemkot Mojokerto terus memperkuat digitalisasi pengelolaan keuangan daerah. Penerapan SP2D Online dan penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) menjadi bagian dari upaya meningkatkan transparansi serta memudahkan proses transaksi keuangan di lingkungan pemerintah daerah.

Melalui forum yang diikuti perwakilan 11 pemerintah kabupaten/kota tersebut, Ning Ita berharap terjadi pertukaran pengalaman dan gagasan dalam mengembangkan potensi pendapatan daerah.

Ia juga mengajak seluruh perangkat daerah untuk lebih terbuka terhadap inovasi dan membangun kerja sama agar keterbatasan anggaran tidak menjadi penghalang dalam memberikan pelayanan dan melaksanakan pembangunan bagi masyarakat. dwi

Berita Terbaru

DPRD Jatim Berduka, Anggota Fraksi Golkar Sumardi Meninggal Dunia

DPRD Jatim Berduka, Anggota Fraksi Golkar Sumardi Meninggal Dunia

Jumat, 06 Nov 2026 11:59 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 11:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kabar duka menyelimuti DPRD Jawa Timur. Anggota Komisi A DPRD Jatim dari Fraksi Partai Golkar, Sumardi, meninggal dunia pada Kamis …

Tak Pernah Mengenal Batik, Sri Pontianik Kini Miliki Rumah Produksi dengan 25 Karyawan

Tak Pernah Mengenal Batik, Sri Pontianik Kini Miliki Rumah Produksi dengan 25 Karyawan

Jumat, 06 Nov 2026 11:24 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 11:24 WIB

SURABAYA PAGI, Rembang — Sebuah permintaan sederhana dari pelanggan ternyata mampu mengubah perjalanan hidup Sri Pontianik (48). Perempuan yang sebelumnya b…

Kota Kediri Raih ATM Award 2026, Mbak Wali Tegaskan Pentingnya Deteksi Dini

Kota Kediri Raih ATM Award 2026, Mbak Wali Tegaskan Pentingnya Deteksi Dini

Jumat, 06 Nov 2026 10:52 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Upaya Pemerintah Kota Kediri dalam pencegahan dan pengendalian penyakit menular kembali mendapat pengakuan. Kali ini, Kota Kediri…

Lewat Program Imigrasi Masuk Desa, Imigrasi Blitar Sosialisasikan Bahaya TPPO dan TPPM pada Masyarakat

Lewat Program Imigrasi Masuk Desa, Imigrasi Blitar Sosialisasikan Bahaya TPPO dan TPPM pada Masyarakat

Jumat, 06 Nov 2026 10:49 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kantor Imigrasi Blitar berkomitmen untuk memperkuat edukasi keimigrasian kepada masyarakat kali ini bertempat di wilayah Kec.Pomggok…

DLHK Sidoarjo Gelar Rapat Bersama Pelaku Industri untuk Wujudkan Industri yang Berwawasan Lingkungan

DLHK Sidoarjo Gelar Rapat Bersama Pelaku Industri untuk Wujudkan Industri yang Berwawasan Lingkungan

Jumat, 06 Nov 2026 10:46 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:46 WIB

SURABAYAPAGI com, Sidoarjo – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Lingkungan Hidup b…

Banjir Lahar Semeru Perlu Percepatan Relokasi Warga

Banjir Lahar Semeru Perlu Percepatan Relokasi Warga

Jumat, 06 Nov 2026 10:43 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Anggota DPRD Jawa Timur, Lailatul Qodriyah, menyoroti kembali terjadinya banjir lahar dingin Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang. I…