SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Guna meningkatkan dan memperketat keamanan makanan bagi penerima manfaat Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) tetap terjaga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo, mendorong tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum mengajukan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) di wilayah setempat agar segera memenuhi persyaratan tersebut.
"Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan terus mendorong pemenuhan SLHS kepada seluruh SPPG untuk memastikan standar higiene dan sanitasi terpenuhi sehingga keamanan makanan bagi penerima manfaat tetap terjaga," ujar Bupati Sidoarjo Subandi, Kamis (05/11/2026).
Lebih lanjut, Subandi menjelaskan berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo, sebanyak 142 SPPG telah mengantongi SLHS, sementara lima SPPG masih dalam proses pengajuan dan dua lainnya dalam proses penerbitan sertifikat. Dimana, pemenuhan SLHS merupakan aspek penting untuk memastikan kelayakan operasional dapur SPPG dalam mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sehingga, pemerintah daerah akan terus mengawal penerbitan sertifikat sekaligus melakukan pengawasan berkala terhadap SPPG yang telah mengantongi SLHS guna mencegah potensi persoalan keamanan pangan. Disatu sisi, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo juga melaksanakan pembinaan, pendampingan, dan pengawasan melalui tim kesehatan lingkungan bersama tenaga sanitarian puskesmas di masing-masing wilayah.
Selain itu, Inensa menyatakan Dinkes Sidoarjo akan melakukan pengujian kualitas pangan dan air melalui laboratorium daerah untuk memastikan seluruh persyaratan kesehatan terpenuhi sebelum sertifikat diterbitkan. "Apabila seluruh persyaratan pengajuan telah memenuhi ketentuan kesehatan, SLHS untuk SPPG tersebut dapat diterbitkan," ujar Kepala Bidang Peningkatan Kesehatan Masyarakat Dinkes Sidoarjo dr. Inensa Khoirul Harap. sd-01/dsy
Editor : Redaksi