SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam konteks Pilkada, komunikasi menjadi salah satu faktor yang sangat esensial. Pola komunikasi yang baik, saat ini akan mampu membawa Cagub-Cawagub ke kunci kemenangan mereka.
Bagaimana dengan Pilgub Jatim 2018? Apakah kedua calon potensial saat ini, Gus Ipul dan Khofifah, sudah memiliki pola komunikasi yang mumpuni?
Pengamat komunikasi politik asal Unesa Awang Dharmawan melihat Gus Ipul memiliki pola komunikasi yang unik. Gus Ipul, menurut Awang, memiliki pola kerja dan komunikasi yang menggunakan pendekatan cultural.
“Sehingga Gus Ipul dapat melakukan pendekatan yang luas kepada beragam kelompok masyarakat. Hal ini tidak terlepas dari kultur masyarakat Jawa Timur yang ikatannya terhadap budaya masih sangat kuat” kata Awang, ketika ditemui.
Sementara itu, di sisi lain, Awang menilai bahwa arah komunikasi politik yang dilakukan oleh Khofifah cenderung terarah kepada kelompok-kelompok yang terpinggirkan. “Hal tersebut melihat rekam jejaknya sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan di era Gus Dur. Terlebih lagi, saat ini Khofifah juga menjadi Menteri Sosial” tambahnya.
Selain itu, Awang juga menggarisbawahi terkait pola komunikasi politik yang memposisikan Pemimpin adalah pelayan yang menurutnya seringkali diterapkan oleh Khofifah. “Ini dapat diartikan, Khofifah akan selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik kepada setiap pihak” tutup Awang. ifw
Editor : Redaksi