SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menjamurnya hotel-hotel short time di Surabaya, tak lantas membuat pihak berwenang diam. Faktanya, Minggu (15/10/2017) dini hari, pasukan gabungan melakukan razia. Setidaknya, mereka melakukan operasi di dua hotel. Yaitu Hotel Legian di Jalan Tempurejo Surabaya dan Hotel Metro di Jalan Kedungsari Surabaya. Dari dua hotel tersebut, 18 pasangan bukan suami istri terjaring.
Pasukan gabungan tersebut terdiri dari Satshabara dan Satbinmas Polrestabes Surabaya, TNI dari Gartap III Surabaya serta Satpol PP dan Linmas Kota Surabaya. Operasi kali ini, dipimpin oleh Kasat Sabhara Polrestabes Surabaya, AKBP Awan Hariono dan Kasat Binmas, AKBP Minarti. Setelah melalukan konsolidasi pasukan di Mapolrestabes Surabaya, pasukan langsung bergerak menuju Hotel Legian.
Dari Hotel Legian, sedikitnya ada 14 pasangan mesum yang diamankan. Mereka dibawa ke Mapolrestabes Surabaya karena tidak dapat menunjukkan dokumen suami istri yang sah. Setelah itu, 4 pasangan mesum juga berhasil dijaring di Hotel Metro Jalan Kedungsari Surabaya. "Selain kita data dan kita buatkan surat pernyataan, pasangan-pasangan bukan suami istri ini selanjutnya akan mendapat pembinaan dari rekan-rekan Satbinmas," sebut AKBP Awan.
Pasca mengoperasi Hotel Legian dan sebelum menuju Hotel Metro, pasukan gabungan ini melakuan razia di sebuah toko kelontong di Jl Kertajaya Surabaya. Darisana, kurang lebih 50 botol minuman keras (miras) jenis Mix-Max dan Cukrik diamankan karena tak memiliki izin edar. "miras-miras ini kami sita. Senin (17/10/2017) mendatang, kami akan panggil penjualnya. Kami pastikan akan memprosesnya dengan Tindak Pidana Ringan (Tipiring)," tegas AKBP Awan.
Sebelum menyudahi giat razia tersebut, AKBP Awan mengarahkan pasukan ke Komplek Pertokoan Kedungdoro. Disana, mereka masuk LCC Club. Sayang, di tempat hiburan ini, pasukan gabungan tidak mendapatkan hasil apapun. Baik miras maupun pelanggaran lainnya.
AKBP Awan memastikan, giat serupa akan terus dilakukan pihaknya. Tentunya dengan hari dan jam yang dirahasiakan untuk menghindari kebocoran. Sementara razia kali ini, masih kata AKBP Awan, merupakan bentuk kegiatan rutin yang ditingkatkan dalam rangka Operasi Bina Kusuma 2017. "Operasi Bina Kusuma ini untuk menekan angka kriminalitas, penyakit masyarakat, peredaran miras ilegal serta peredaran obat keras berbahaya dan narkotika," tandasnya. (Bkr)
Editor : Redaksi