Pabrik Mobil Listrik, Tesla Hadir di China

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com - China sendiri memiliki pasar kendaraan terbesar di dunia, dan memiliki target yang sangat agresif untuk mobil listrik. Andil Pemerintah China cukup besar, di mana Pemerintah China punya target untuk menjual 7 juta kendaraan listrik per tahunnya di tahun 2025 nanti. Selain itu, pemerintah China memberi kebijakan bahwa semua produsen mobil yang beroperasi di China wajib memproduksi mobil listrik atau hybrid pada 2019 mendatang. Tesla, perusahaan mobil listrik besutan Elon Musk, dilaporkan telah membuat kesepakatan dengan pemerintah daerah di Shanghai untuk membuka pabrik di kota di timur China tersebut. Tesla membuka pabrik ini di zona bebas perdagangan kota Shanghai, seperti yang dilaporkan oleh Wall Street Journal. Hal ini sedikit merupakan keistimewaan bagi Tesla, pasalnya pembuat mobil asing biasanya tak boleh mendirikan pabrik di China, namun hanya boleh bermitra dengan produsen lokal. Alih-alih, Tesla akan memiliki seluruh pabrik. Nantinya, Tesla akan bisa memotong biaya produksi dan membuat harga jual Tesla di China lebih murah. Meski demikian, masih ada biaya yang harus ditanggung oleh para calon pembeli Tesla yakni pajak impor sebesar 25 persen, meski secara harfiah mobil tersebut dibuat di China. Sebelumnya, hal ini dilaporkan sebagai rumor oleh Bloomberg, di mana Tesla dilaporkan sedang bernegosiasi dengan Pemerintah kota Shanghai untuk membangun pabrik. Dengan ini, apakah mobil listrik bisa jadi terjangkau? Kita lihat saja. sta

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru