Belum Ada Hasil, Ratusan Tukang Becak Datangi Pemkot Kediri Tuntut Kejelasa

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Kediri - Ratusan tukang becak di Kota Kediri kembali mendatangi Kantor Balai Kota Kediri, Rabu (25/10/2017). Mereka menagih janji Pemkot Kediri atas tuntutan yang disampaikannya beberapa waktu lalu. Sekitar 150 tukang becak dan ojek konvesional di Kota Kediri meminta Pemkot Kediri untuk menutup aktivitas GOJEK di Kota Kediri. Sejumlah spanduk bertuliskan 'Tagih Janji Bapak Abdullah Abu Bakar' juga dibawa tukang becak menuju Kantor Balai Kota Kediri. Sekitar pukul 08.30 WIB ratusan tukang becak berorasi didepan Kantor Balai Kota Kediri. Usai berorasi perwakilan tukang becak sebanyak lima orang bertemu dengan sejumlah dinas terkait untuk bermediasi. Mereka ditemui pihak DPM-PTSP, Dinas Perhubungan, Kabag Ops Polres Kediri Kota dan Asisten. Parli, salah satu tukang becak mengaku, mediasi tersebut masih belum mendapatkan hasil. Pemkot Kediri menjanjikan akan mempertemukan tukang becak dengan pihak GOJEK. "Hasil mediasi ini kita dijanjikan akan dipertemukan besok pagi dengan GOJEK. Jadi solusi ini kita ketahui baru besok," jelasnya. Ia menambahkan, sejauh ini GOJEK belum memiliki izin resmi dari Pemerintah Pusat. Kendati demikian, jika pertemuan besok tetap tidak membuahkan hasil, pihaknya tidak bisa memastikan keselamatan GOJEK diluar. "Jika tetap tidak ada solusi, ini terserah kalau nanti terjadi apa-apa kami tidak bertanggung jawab keselamatannya," ujarnya. Sementara itu, Kabag Humas Pemkot Kediri, Apip Permana mengaku belum bisa memberikan jawaban pasti atas aksi yang dilakukan tukang becak. "Tadi sudah ada jawaban akan ada pertemuan yang difasilitasi Pemkot Kediri. Ini tadi tidak jadi karena pihak pimpinan GOJEK masih berada di luar kota," ucapnya. Sementara terkait izin resmi dari GOJEK, Apip menjelaskan belum mengetahui hal tersebut. "Kita belum sampai kesana, jadi kita tunggu hasilnya besok saja. Sedangkan untuk solusi kita masih belum bisa mengira-ngira," tandasnya. Usai menggelar aksi demo menagih janji di Kantor Balai Kota Kediri, ratusan tukang becak melanjutkan aksi di Kantor GOJEK Kota Kediri di Jalan Brigjen Katamso. Sejumlah tukang becak ingin melihat langsung aktivitas kantor GOJEK yang diduga belum memiliki izin resmi. Sayangnya saat di lokasi, kantor transportasi berbasis online ini sudah tutup sejak pagi. Ratusan tukang becak yang tak puas karena tak bisa bertemu dengan pihak GOJEK akhirnya memasang spanduk di Kantor GOJEK yang bertuliskan 'Bubarkan GOJEK'. Bahkan, mereka juga menempelkan kertas berukuran A3 di tembok sebelah timur. Can

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru