Jumlah Penderita Kanker Serviks Mengerikan

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Surabaya – World Health Organization (WHO) menyebut Indonesia sebagai negara dengan jumlah penderita kanker serviks terbanyak di dunia. Dalam sehari terdapat 40 – 45 kasus besar dan 20 – 25 diantaranya meninggal karena penyakit ini. “Data WHO menyebutkan, dalam setahun terdapat 490.000 kasus baru penyandang kanker serviks,” ujar ketua TP PKK Jatim, Nina Soekarwo di hadapan peserta IVA Test dan sadanis, kemarin. Sementara kanker payudara, merupakan penyakit dengan kasus terbanyak kedua setelah kanker serviks. Penderita kanker payudara di Indonesia pada tahun 2004 dan berdasarkan Profil Kesehatan Indonesia tahun 2008 sebanyak 5.207 kasus Setahun kemudian pada 2005, jumlah penderita kanker payudara meningkat menjadi 7.850 kasus. Tahun 2006, penderita kanker payudara meningkat menjadi 8.328 kasus dan pada tahun 2007 jumlah tersebut tidak jauh berbeda meski sedikit mengalami penurunan yakni 8.277 kasus. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Bude Karwo menjelaskan, PKK Jatim bersama pemprov menargetkan sepanjang tahun 2017 sebanyak 132.000 perempuan di Jatim untuk dilakukan pemeriksaan. “Hingga kini sudah 68.000 perempuan diperiksa. Dan kami terus berupaya jumlah perempuan yang diperiksa lebih banyak lagi,” ujarnya. Usai pembukaan Gelar Deteksi Dini Kanker Serviks dan Payudara melalui IVA Test dan sadanis, Gubernur Jawa Timur Soekarwo bersama Ketua TP PKK Prov. Jatim Nina Soekarwo meninjau pelaksanaan IVA Test bagi ASN yang berasal dari RSU dr. Soetomo di Puskesmas Pucang Sewu Surabaya. Setibanya di Puskesmas, Pakde Karwo langsung bertanya jumlah pegawai ASN dari RSU dr. Soetomo yang melakukan pemeriksaan. Sementara, Bude Karwo langsung menuju ke ruang periksa pegawai. Seusai mendampingi Pakde Karwo dan Bude Karwo meninjau pelaksanaan IVA test, Kepala Puskesmas Pucang Sewu drg. Prasukma Yogawati menjelaskan, bahwa kemarin Puskesmas Pucang Sewu memeriksa sebanyak 50 orang pegawai dan istri dari RSU dr. Soetomo dari 980 jumlah peserta yang mengikuti. Selain di Pucang Sewu, RSU dr. Soetomo juga bisa melakukan pemeriksaan di dua Puskesmas lainnya yakni Puskesmas Mulyorejo dan Mojo. Pemeriksaan dilakukan mulai pukul 09.00 - 16.00 wib. Sementara itu, penyelenggaraan pemeriksaan IVA Test dan sadanis diadakan 30 Oktober – 4 November 2017 di Kantor PKK Provinsi Jatim pada 3.928 orang dari 25 OPD. Di Bhinaloka Kantor Setda Prov. Jatim Jl Pahlawan No. 110 Surabaya tanggal 30 Oktober – 1 November 2017 terdaftar 1.052 orang dari Biro-biro di lingkungan Setda Prov Jatim, Setwan, BPM, Bappeda, BPKAD, Bapenda, dan Dindik Prov Jatim. Sementara pemeriksaan yang akan dilakukan di Puskesmas Ketabang, Sawahan, Mojo, Putat Jaya, Klampis Ngasem, Pucang Sewu, Mulyorejo mulai 30 Oktober – 4 November akan memeriksa 1.334 orang. Sedangkan 14.129 orang dari OPD dan UPTD luar Surabaya dilayani di Puskesmas luar Surabaya mulai 30 Okt – 4 Nop. Pimpinan OPD / UPTD diminta untuk memeriksakan karyawannya ke Puskesmas terdekat dan data dilaporkan ke Ketua TP PKK. Untuk diketahui, sebanyak 9 Kecamatan di Kota Surabaya turut menyukseskan program IVA test bagi ASN Pemprov Jatim. Sembilan kecamatan tersebut terdiri dari Puskesmas Ketabang, Sawahan, Putat Jaya, Klampis Ngasem, Pucang Sewu. Sementara, puskesmas lainnya adalah Mojo, Mulyorejo dan Puskesmas Menur. (arf/hms/**)

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru