Risma Ikut Bersihkan Sampah di Wonokusumo

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kerja bakti dilakukan di dekat lahan pembuangan sampah (LPS) Wonokusumo Kidul lantaran ada warga mengeluhkan pembenahan LPS sehingga sampah dibuang di pinggir jalan. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini melakukan kerja bakti di Jalan Wonokusumo Kidul, Minggu (5/11/2017) sore. Atas pengaduan itu Risma turun dan langsung membersihkan lingkungan yang penuh dengan sampah. Namun ternyata permasalahan bukan hanya dari perbaikan LPS. Melainkan warga yang juga kurang mau untuk menjaga lingkungan. Dia mendatangkan jajaran petugas dari Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau, Dinas PU Bina Marga dan Pematusan dan juga Satpol dan Linmas untuk mengangkut sampah yang berserakan di badan jalan. Ada sampah kayu, sampah kasur, sampah plastik dan sampah bermacam-macam dibiarkan warga di pinggir jalan. Bukan di LPS yang hanya berjarak dekat dari pemukiman. "Ini sampahnya diangkut saja pakai truk. Bersihkan semua ini," ucap Risma memberikan arahan pada petugas saat membersihkan kasur dan sampah yang berserakan di jalan. Ia sempat emosi ketika melihat kondisi sampah yang ada di mana-mana. Dengan membawa sapu, Risma tak segan untuk menyapu membersihkan kawasan pemukiman warga tersebut. Namun sayangnya tidak ada warga yang ikut membantu Risma dan jajaran Pemkot. Mayoritas warga hanya melihat Risma kerja bakti sendiri. Menanggapi hal tersebut, Risma mengaku biasa saja, dan maklum. "Iya, jadi daerah sini memang agak susah. Ini coba kita bersihkan, tapi lihat warga banyak yang tidak peduli. Memang dasarnya kayak gitu warga daerah sini," kata Risma. Menurut Risma, menangani warga dengan karakter seperti ini memang cukup berat. Di wilayah seperti ini butuh sosok pemimpin yang bisa mengatut warganya. Bahkan di wilayah ini ada RW yang sudah puluhan tahun tidak diganti. Itu pun karena tidak ada yang mau menggantikan. "Susah makanya sama karakter warga di wilayah sini. Kadang ada yang bilang mimpin Surabaya itu gampang, siapa ngomong. Kalau begini siapa bisa bilang gampang," papar Risma. Tidak hanya sampah dibersihkan. Saluran di sana juga dilakukan pengerukan. Ada tiga ekskavator didatangkan untuk mengeruk saluran dan membersihkan tersebut. Warsi, salah satu warga Wonokusumo Kidul memilih hanya melihat saja saat Risma kerja bakti bersama jajarannya. Saat ditanya mengapa ia tak mau ikut membantu, ia hanya tersenyum dan geleng-geleng. "Sudah dari tadi bersih-bersihnya. Memang kotor sekali dan bau LPS-nya, warga tidak nyaman," katanya. sur

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru