New Normal TNI Dan Polri Akan Lakukan Operasi Disiplin

surabayapagi.com
Kapolda Jatim Irjen Pol Muhammad Fadil Imran saat memberikan keterangan terkait new normal Selasa (9/6/2020)
Surabaya Pagi, surabaya setelah PSBB selesai, di Surabaya, Gresik dan Sidoarjo, maka akan berlaku new normal, hingga 14 Kedepan. Polda Jawa Timur bersama Kodam V/Brawijaya akan melakukan operasi pendisiplinan masyarakat. Berbeda dengan PSBB di mana ada pengetatan di check point masuk kota, Kapolda Jatim Irjen M Fadil Imran mengatakan pihaknya dan TNI akan melakukan pengawasan di pusat keramaian. Dan nantinya sebanyak 1.600-an personel Kepolisian RI dikerahkan untuk mengawal 14 hari masa transisi. Anggota diterjunkan terutama di Kampung-kampung tangguh. Check point yang semula banyak di jalan-jalan lebih dikuatkan di tingkat RT/RW. "Jika Kampung tangguh itu untuk di permukiman kemudian nanti ada yang namanya kawasan industri, pasar tangguh," kata Kepala Polda Jatim Irjen Pol M Fadil Imran di Markas Polda Jatim di Surabaya pada Selasa, (9/6/ 2020). Operasi pendisiplinan masyarakat, lanjut Fadil, tetap akan dilakukan kendati PSBB sudah berakhir yang dikomandani Panglima Komando Daerah Militer V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Widodo Iryansyah. Pendisiplinan dimaksud untuk mengingatkan masyarakat agar tetap menjalankan protokol kesehatan, seperti memakai masker dan menjaga jarak fisik. "Ada patroli kita imbau, persuasif, edukatif, humanis, dan solutif," tandasnya. Menurut Fadil, protokol kesehatan perlu tetap diterapkan agar masyarakat produktif dan sehat selama pandemi Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19 belum selesai. "Kalaupun ada penegakan hukum, itu menjadi instrumen yang terakhir dan penegakan hukumnya harus solutif, karena ini kan bukan pelanggran pidana tapi perilaku untuk hidup sehat. Jadi harus solutif juga orang kan cari makan, jadi harus humanis dan solutif."jelasnya. Fadil menambahkan nantinya di mall hingga pasar akan diawasi bagaimana penerapan physical distancing hingga protokol kesehatannya. "Masyarakat yang tidak pakai masker diingatkan. Di mall-mall, misalnya yang kapasitasnya 1.000 supaya taat physical distancing harus 500 orang saja, manajemen mall supaya bisa mengontrol itu. Di pasar, pedagang harus pakai face shield dan metode pengaturan jalur keluar masuk, one way," papar Fadil. Di kesempatan yang sama, Fadil berpesan pada masyarakat untuk senantiasa menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir hingga selalu menjaga jarak aman 1 meter. "Menurut penelitian pakai masker itu sudah 60% melindungi kita, ditambah lagi cuci tangan tambah 10% perlindungannya, ditambah lagi jaga jarak tambah 10%. Jadi 80�n sisanya 20% itu kan gusti Allah. Insya Allah kalau ini bisa dilaksanakan maka masa transisi menuju new normal ini bisa kita lalui," pesan Fadil. Seperti diketahui, tiga daerah di Surabaya Raya sepakat untuk tidak memperpanjang PSBB dan memutuskan menjalankan masa transisi selama 14 hari ke depan menuju new normal. Alasan utamanya ialah kondisi ekonomi masyarakat yang mulai sekarat karena terkungkung PSBB. Kendati begitu, ketiga daerah tetap akan mengetatkan protokol kesehatan.nt

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Kamis, 05 Mar 2026 19:47 WIB
Jumat, 06 Mar 2026 18:38 WIB
Berita Terbaru