Polrestabes Surabaya Bongkar Joki UTBK-SNBT 2026, Libatkan Dokter hingga ASN

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya – Polrestabes Surabaya membongkar praktik perjokian dan pemalsuan dokumen dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi menetapkan total 14 tersangka. Tiga di antaranya diketahui berprofesi sebagai dokter, yakni DP (46) warga Sidoarjo, MI (31) warga Sumenep, dan BPH (29) warga Pacitan.

Ketiganya diduga terlibat dalam jaringan joki ujian dengan imbalan yang bervariasi, mulai dari Rp20 juta hingga Rp30 juta. Bahkan, untuk masuk ke perguruan tinggi favorit, tarif yang ditawarkan bisa mencapai Rp75 juta.

Selain tenaga medis, polisi juga mengamankan dua Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus PPPK, yakni ITR (38) dan CDR (35) asal Gresik, yang turut terlibat dalam praktik tersebut.

Kapolrestabes Surabaya, Luthfie Sulistiawan, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, jurusan Fakultas Kedokteran menjadi yang paling banyak diminati oleh pengguna jasa joki.

“Dari keterangan tersangka, sebagian besar pengguna jasa joki menargetkan masuk Fakultas Kedokteran,” ujarnya.

Menurut pengakuan tersangka, tingginya minat terhadap jurusan tersebut dipicu oleh tingkat kesulitan ujian yang dinilai lebih tinggi dibandingkan jurusan lainnya.

Hingga kini, para tersangka telah diamankan di Rumah Tahanan Satreskrim Polrestabes Surabaya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur, Ervin Astha Priyono, saat dikonfirmasi pada Jumat (8/5/2026), belum memberikan tanggapan terkait keterlibatan oknum tenaga medis dalam kasus tersebut.

Pengungkapan ini menjadi sorotan serius terhadap integritas pelaksanaan seleksi masuk perguruan tinggi, sekaligus menunjukkan adanya celah yang dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk meraih keuntungan secara ilegal.

Berita Terbaru

Setelah Empat Bulan Ditelusuri, Kejari Surabaya Tutup Dugaan Korupsi RSUD dr Soetomo

Setelah Empat Bulan Ditelusuri, Kejari Surabaya Tutup Dugaan Korupsi RSUD dr Soetomo

Rabu, 17 Jun 2026 21:37 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 21:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya resmi menghentikan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan RSUD dr …

MUI, Dorong Kemerdekaan Palestina Secara Penuh

MUI, Dorong Kemerdekaan Palestina Secara Penuh

Rabu, 17 Jun 2026 20:51 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional (HLNKI), Prof Sudarnoto Abdul Hakim…

Pesinetron Evan Marvino, Dituduh KDRT Istrinya

Pesinetron Evan Marvino, Dituduh KDRT Istrinya

Rabu, 17 Jun 2026 20:48 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 20:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dugaan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan perselingkuhan yang menyeret pesinetron Evan Marvino, menjadi sorotan publik.…

Dirjen BC Dipantau KPK, Djaka Budhi Minta Hormati Proses hukum

Dirjen BC Dipantau KPK, Djaka Budhi Minta Hormati Proses hukum

Rabu, 17 Jun 2026 20:43 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 20:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - "Dengan adanya informasi-informasi tersebut tentu dicermati juga oleh penyidik, oleh kedeputian penindakan, ya tidak dilepaskan …

Bos Hanania Travel, Ditangkap, Diduga Rugikan 1.286 Orang Calon Jemaah Umroh

Bos Hanania Travel, Ditangkap, Diduga Rugikan 1.286 Orang Calon Jemaah Umroh

Rabu, 17 Jun 2026 20:41 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 20:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kasus penipuan perjalanan umrah yang menyeret Hanania Travel diduga, rugikan 1.286 orang. Jumlah kerugian mencapai Rp 35,34…

Menag Minta Tambahan Anggaran Rp 41,89 Triliun

Menag Minta Tambahan Anggaran Rp 41,89 Triliun

Rabu, 17 Jun 2026 20:38 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR membahas anggaran. Dalam kesempatan itu, Menag…