SURABAYAPAGI.COM, Banyuwangi - Klaster hajatan kembali ditemukan di Banyuwangi tepatnya di Desa Sumbersari kecamatan Purwoharjo banyuwangi. Dari klaster ini, 46 warga positif terpapar covid-19 dengan 1 orang meninggal dunia dan 19 orang sembuh dan 26 kasus aktif.
Jubir satgas covid-19 Banyuwangi, dr Widji Lestariono mengatakan awal ditemukannya klaster hajatan saat 14 orang yang sebelumnya mengikuti acara hajatan terpapar covid-19. klaster ini diketahui saat seorang warga sakit dan saat dilakukan tes positif covid-19.
Baca juga: Siap Dibuka 28 September, Tiket Online Kawasan Taman Kawah Ijen Sudah Bisa Dipesan
“Disana (Sumberasri) ada lonjakan kasus orang-orang yang mengikuti hajatan, ini ada 14 orang positif,” kata pria yang akrab disapa Rio kepada wartawan, Senin (21/6).
Kendati demikian, setelah dilakukan tes dari kontak erat pada Minggu kemarin sudah tidak ada lagi tambahan positif covid-19.
“Kemarin sudah tracing dan tak ketemu lagi yang positif,” kata dia.
Baca juga: Okupansi Hotel di Banyuwangi Turun 10 Persen Gegara Kawah Ijen Terbakar
"Ini penularan terjadi di kerumunan dan buka masker. Kami imbau warga waspada ketika mengundang orang yang berpotensi kerumunan. Harus pertimbangkan ulang," katanya.
Rio mengatakan jika ada kegiatan harus melaporkan ke Satgas Kecamatan untuk dinilai apakah bisa menerapkan protokol kesehatan atau tidak.
Dengan demikian, sejauh ini klaster hajatan telah terjadi dua kali di Banyuwangi. Klaster hajatan pertama terdeteksi di Wringinpitu, kecamatan Tegaldlimo.
Baca juga: Stok di Pangkalan Kosong, Warga di Banyuwangi Keluhkan Kelangkaan LPG 3 Kg
Data dari Dinkes Banyuwangi, sebanyak 6.857 warga terpapar COVID-19 per 20 Juni 2021. Dari jumlah itu, 256 dirawat, 5.902 sembuh, dan 699 meninggal dunia.
Editor : Moch Ilham