SURABAYAPAGI,Surabaya - Melalui Badan Kerjasama, Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya giat jalin kerjasama dengan berbagai pihak guna terapkan kebijakan Merdeka Belajar Program, Kampus Merdeka (MBKM) yang menjadi prioritas utama dari program kerja Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (ditjen Dikti) Kemendikbud Ristek, Jumat (22/10/2021).
Rektor Untag Surabaya, Prof. Dr. Mulyanto Nugroho, M.M., CMA., CPA., menandatangani Memorandum of Understanding dengan Changzhou Institute of Industry Technology, Tiongkok pada Kamis (21/10/2021). Kegiatan tersebut digelar secara hybrid dengan luring terbatas di Ruang Q205-210 Gedung Graha Prof. Roeslan Abdul Ghani lantai 2.
President of Changzhou Institute of Industry Technology, Mr. Yang Jinsong mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dari Untag Surabaya. “Kami telah banyak bekerjasama secara global karena juga memiliki mahasiswa internasional. Kami ingin kualitas semakin berkembang, karena itu siap berkolaborasi dengan Untag Surabaya,” ungkapnya. Dirinya berharap, kerjasama ini dapat menjadi representasi hubungan bilateral Tiongkok dan Indonesia dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikan tinggi.
Cak Nug, sapaan akrab Rektor Untag Surabaya, menyambut baik kerja sama yang dijalin. Cak Nug menyatakan,“Merupakan suatu kehormatan untuk bekerjasama dengan kampus bereputasi. MoU dibutuhkan karena legal standing untuk kolaborasi lebih lanjut dan hari ini adalah permulaan yang baik untuk lima tahun mendatang,” kata Cak Nug.
Cak Nug yang juga sebagai Guru Besar Ilmu Akuntansi ini juga mengatakan bahwa Tiongkok memiliki kemajuan di bidang teknologi. Maka dari itu, kerjasama kali ini berfokus pada Fakultas Teknik.
Lebih lanjut, Director of International Exchange and Cooperation Office of Changzhou Institute of Industry Technology, Fei Jianming menganggap, melaluikerja sama ini, diharapkan bisa saling meningkatkan kualitas agar mahasiswa dan dosen kedua universitas bisa mendapatkan international exposure.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Kerjasama Untag Surabaya, Dr. Tri Pramesti, MS., juga menyampaikan jika kerjasama ini tidaklah hanya kolaborasi, namun juga mengenai pengabdian masyarakat. “Dengan motto ‘An Empowering and Networking University’, kami terus berkolaborasi dengan perguruan tinggi dan institusi asing. Tak hanya SDM, tapi juga kualitas pengabdian masyarakat," urainya.
Dalam kesempatan ini, Secretary of Modern Equipment Manufacturing College of Changzhou Institute of Industry Technology, Lin Wei menerangkan, Kampus Changzhou telah meraih berbagai penghargaan di Tiongkok. Dengan penuh harapan, implementasi MoU kali ini bisa berjalan dengan baik.
Meski kegiatan yang dilakukan secara virtual, namun Dekan Fakultas Teknik Untag Surabaya, Dr. Ir. Sajiyo, M.Kes., sangat terbuka dan antusias dengan kolaborasi ini. “Mahasiswa kami beragam, bahkan ada bilingual class. Dengan kolaborasi bersama, maka akan terwujud saling bertukar pengalaman dan ilmu pengetahuan yang luas," harapnya.
Acara tersebut ditutup dengan peluncuran Zheng He College dan sambutan dari Ketua Komite Tetap Usaha Ketenagakerjaan KADIN Jatim, Maxixe Mantofa, BA. Dirinya mengatakan, kerjasama ini menjadi hal positif dan menandakan persahabatan antara dua negara.
Baik Prof. Nugroho maupun Yang Jing Song setuju bila persahabatan menjadi fokus target memperluas jaringan akademis dan keduanya mengharapkan dapat menguatkan dan meningkatkan kualitas prodi kedua universitas melalui peningkatan international exposure. mbi
Editor : Mariana Setiawati