SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Penanganan cepat dilakukan oleh Pemkab Lamongan, dalam hal ini oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA), untuk menangani tanggul yang jebol di waduk Rancang Kecamatan/Kabupaten Lamongan.
Bahkan dalam penanganan menutup kembali tanggul yang jebol ini, bupati Yuhronur Efendi langsung datang ke lokasi dan mengawal proses penutupan dengan mengerahkan alat berat, dibantu oleh BPBD dan masyarakat sekitar, pada Kamis (7/4/2022) siang.
Baca juga: PT Dowa Eco System Indonesia Raih PROPER Biru pada Partisipasi Pertama
Tanggul yang jebol sekitar dengan panjang 3 meter, lebar 8, dan tinggi 68 M tersebut, terjadi pada Kamis dinihari pukul 01.30 Wib itu, saat ini masih menggenangi sejumlah ruas jalan lingkungan setinggi 30 cm di tiga Dusun Rancang, Banjarsari dan Bangkal, Desa Rancangkencono.
Bahkan lahan persawahan yang ada di tiga Dusun itu juga ikut tergenang antara 20-50 cm. Beruntung tidak ada kerugian yang berarti yang ditimbulkan akibat jebolnya tanggul ini, karena masyarakat di sekitar yang terdampak banjir kiriman ini, beberapa waktu lalu sudah melaksanakan panen raya.
Baca juga: Sampaikan Pertanggungjawaban APBD 2025, Pak Yes Pamer Prestasi dan Capaian
"Ya kami masih bisa bersyukur genangan air akibat jebolnya tanggul di Rancang ini tidak sampai mengalami kerugian yang berarti, karena lahan pertanian di desa ini baru saja melaksanakan panen raya," kata bupati kepada sejumlah wartawan.
Meski demikian, penanganan jebolnya tanggul di waduk Rancang ini harus dilakukan dengan cepat, agar air yang menggenangi ruas jalan ini tidak sampai menggenangi pemukiman warga.
"Kami di pemerintah langsung gerak cepat (gercep), alat berat kita datangkan untuk langsung melakukan upaya penutupan tanggung yang jebol, dengan peralatan gedek, bambu, karung yang diisi dengan tanah," kata bupati yang kerap disapa Pak Yes ini di lokasi.
Baca juga: Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg
Disebutkan oleh bupati, penanganan ini bisa diselesaikan sehari ini juga, diharapkan air yang menggenangi ruas jalan bisa langsung surut, dan masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasanya.
"Kami berharap masyarakat untuk tetap tenang dan melakukan aktivitas seperti biasa, kami yang di pemerintah dengan sekuat tenaga memperbaiki secara bersama-sama, insyaallah sehari ini perbaikan tanggul ini bisa selesai, dan banjir kembali surut," katanya. jir
Editor : Moch Ilham