Pemkab Madiun Rampungkan Proses Renovasi 1.881 Unit RTLH

surabayapagi.com
Pj Bupati Madiun Tontro Pahlawanto bersama jajaran saat meninjau pelaksanaan proyek renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Madiun Jatim. SP/ MDN

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kabupaten Madiun Jawa Timur baru saja menyelesaikan proses renovasi sebanyak 1.881 unit rumah tidak layak huni (RTLH) bagi warga kurang mampu di tahun 2024.

Upaya renovasi ribuan RTLH tersebut dalam rangka percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Madiun. Awalnya, terdapat sebanyak 1.000 unit rumah tidak layak huni. Namun demikian, hingga Oktober 2024 Disperkim Kabupaten Madiun mampu merenovasi hingga 1.881 unit RTLH.

Baca juga: 2029 Ditarget Bebas Sampah, Pemkab Madiun Rancang Sistem Pengelolahan Komprehensif dan Terencana

“Syukur Alhamdulillah, tahun ini kita dapat tambahan bantuan dari pemerintah pusat sehingga realisasinya mencapai 1.881 rumah. Ini merupakan peningkatan yang signifikan,” ujar Pj Bupati Madiun Tontro Pahlawanto, Rabu (09/10/2024).

"Pencapaian realisasi yang melebihi target itu juga didukung adanya program RTLH dari pemerintah pusat, provinsi, dan CSR yang menyasar rumah tak layak warga di Kabupaten Madiun," imbuhnya.

Baca juga: Antisipasi Penyebaran Wabah PMK, Pemkab Madiun Gercep Periksa Kesehatan Ternak

Adapun, guna mewujudkan Kabupaten Madiun nihil RTLH, selain penggunaan dana penanggulangan dari pemerintah baik pusat, provinsi, maupun kabupaten, juga menggunakan bantuan dana dari lembaga lain, baik BUMN, BUMD, maupun swasta.

Nominal anggaran untuk perbaikan satu unit rumah tak layak huni rata-rata sebesar Rp 20 juta. Anggaran tersebut digunakan untuk pengadaan material bahan bangunan dan upah pekerja.

Baca juga: Per Januari 2026, Pemkab Sidoarjo Komitmen Targetkan Perbaikan 14 RTLH Selesai

Sebagai informasi, diketahui terdapat sebanyak enam rumah penerima bantuan RTLH di tiga kecamatan yang dikunjungi Pj Bupati Madiun Tontro. Di antaranya adalah rumah Sutarto di Desa Sumbersari Kecamatan Saradan, rumah Jayus di Desa Tulung Kecamatan Saradan, rumah Supriyanto di Desa Duren Kecamatan Pilangkenceng, rumah Suradji dan Sayem di Desa Gandul Kecamatan Pilangkenceng, serta rumah Djawoto di Desa Babadan Lor Kecamatan Balerejo. mdn-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru