Diserang Kasus Chikungunya, Pemkab Banyuwangi Terapkan KLM Lokal

surabayapagi.com
Diserang Kasus Chikungunya, Pemkab Banyuwangi Terapkan KLM Lokal Caption: Ilustrasi. Kasus chikungunya di Banyuwangi mulai ditindaklanjuti dengan menerapkan KLM tingkat lokal. SP/ BYW SURABAYAPAGI, Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat tengah tengah gencar-gencarnya menekan kasus chikungunya yang muncul dan menyerang puluhan warga Banyuwangi. 

Terdapat kurang lebih 40 laporan kasus Chikungunya pada bulan Februari. Sebelumnya minim laporan adanya penyakit tersebut. Sehingga, hal ini menjadi perhatian khusus oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dengan mengimbau masyarakat dapat menerapkan 3M Plus. 

Baca juga: Ratusan Pengemudi Becak Listrik Program Bantuan Prabowo Bakal Terima Pembinaan

“Tercatat ada 9 kasus di Kecamatan Srono, 25 kasus di Kecamatan Cluring dan 6 kasus di Kecamatan Purwoharjo,” jelas Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi, Amir Hidayat, Rabu (12/02/2025).

Dengan kemunculan penyakit yang disebarkan oleh nyamuk Aedes Aegypti itu, Dinkes menetapkan kasus tersebut sebagai kejadian luar biasa (KLB) tingkat lokal. Sehingga meningkatkan penanganan di Puskesmas setempat. 

Baca juga: Berkah Libur Isra Miraj 2026, Omzet UMKM di Banyuwangi Ikut Melonjak

Meskipun chikungunya memiliki tingkat fatalitas yang tidak tinggi, pihaknya tetap berpesan agar masyarakat tidak panik dan senantiasa menerapkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan 3M Plus. 

“3M plus ini terus kami dorong untuk bisa dilakukan segera. Masyarakat juga bisa menggunakan abate untuk membunuh vektor nyamuk yang bisa didapatkan di Puskesmas secara gratis,” ujarnya.

Baca juga: Pesona Pantai Pulau Santen, Getah Pohonnya Dipercaya Ampuh Obati Mata Merah Akibat Air Laut

Pertama menguras tempat-tempat penampungan air yang tidak terpakai atau jarang digunakan, Menutup rapat-rapat tempat-tempat penampungan air yang digunakan sehari-hari, Mengubur atau memusnahkan benda-benda bekas yang dapat menampung air hujan yang menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk. 

Sementara itu untuk mendeteksi terkait ciri-ciri terkena penyakit chikungunya ini ditandai adanya demam disertai nyeri pada bagian sendi, dan dapat sembuh secara mandiri dalam waktu dua pekan. Sedangkan untuk penangananya sendiri, diterangkan Amir, penyakit ini bisa sembuh dengan sendirinya. by-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru