SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Baru-baru ini pohon pule yang biasanya dikeramatkan warga sebagai pohon mistis, ambruk menimpa rumah warga di Dusun Nguncup, Bekiring, Pulung, Ponorogo. Robohnya pohon keramat raksasa tersebut dikarenakan dimakan usia dan sudah lapuk.
"Sebelumnya tidak hujan, roboh karena kondisi pohon sudah lapuk," terang Rusik, pemilik rumah yang ambruk tertimpa pohon pule, Selasa (15/04/2025).
Baca juga: Rampung Dibangun, Operasional 252 KDKMP Ponorogo Masih Tunggu Verifikasi Lapangan
Meski sudah menyadari kondisi pohon yang telah berusia ratusan tahun itu mengkhawatirkan, warga sekitar enggan menebangnya karena pohon itu dianggap keramat dan dahulu dijadikan sebagai tempat punden. Tempat meletakkan sesaji oleh warga setempat.
"Takut, orang-orang sini, dulunya dibuat punden (pohon pule)," tambah Rusik.
Baca juga: Ledakan di Pakuwon City Surabaya, 41 Bangunan Rusak Parah hingga 5 Orang Luka
Sementara itu, Rusik menambahkan bagian rumah yang terdampak cukup parah meliputi garasi, dua kamar tidur, dan dapur. Selain itu, sejumlah perabot rumah tangga serta dua unit sepeda motor dan beberapa peralatan elektronik rusak tertimpa batang pohon yang berukuran sangat besar.
"Pohonnya berdiameter lebih dari 6 meter dan ketinggian lebih dari 40 meter," ujar Rusik.
Baca juga: Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional
Saat kejadian, istri Rusik, Layem, tengah berada di dalam rumah bersama cucunya. Ia mengaku sangat terkejut ketika mendengar suara keras disertai genting pecah dan potongan kayu beterbangan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Kini, proses pembersihan batang pohon masih dilakukan secara bergotong royong oleh warga dibantu aparat desa. Pemerintah desa juga telah melaporkan kejadian ini ke pihak berwenang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut, termasuk bantuan perbaikan rumah. pn-01/dsy
Editor : Desy Ayu