SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Selama enam bulan pertama tahun 2025, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tulungagung, telah mencatat peningkatan signifikan volume sampah hingga mencapai 20 ribu ton.
Diketahui, setiap hari petugas mengangkut rata-rata 115 ton sampah dari 185 titik Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang tersebar di wilayah kabupaten.
Baca juga: Sidak SPPG, DLH Tulungagung Temukan Mayoritas Fasilitas IPAL Belum Penuhi Standar
"Mayoritas merupakan sampah rumah tangga, sekitar 65 persen berjenis organik seperti sisa makanan,” jelas Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Tulungagung Yudha Yanuar Hadi, Selasa (15/07/2025).
Tentu saja, jumlah ini meningkat dibanding semester pertama tahun 2024 lalu yang mencatat total produksi sampah sebanyak 19 ribu ton.
Peningkatan volume sampah tersebut dipicu aktivitas konsumsi masyarakat, penambahan TPS di sejumlah lokasi seperti desa, perusahaan, dan puskesmas juga turut berkontribusi terhadap kenaikan volume.
Baca juga: Cegah Pencemaran Lingkungan, Pemkab Pasuruan Optimalkan Pengolahan Air Lindi TPA Wonokerto
"Tahun ini ada penambahan delapan TPS baru, sehingga volume sampah yang terangkut juga bertambah," jelasnya.
Guna menekan lonjakan volume sampah, DLH terus mendorong partisipasi masyarakat melalui kebiasaan memilah sampah dari rumah.
Baca juga: Kurangi Timbunan Sampah TPA Benowo, Wali Kota Instruksikan ASN Surabaya Pilah Sampah dari Rumah
Pemilahan ini bertujuan agar sampah yang dibuang ke TPS hanya berupa residu, sementara jenis yang masih bisa dimanfaatkan dapat dikelola secara mandiri.
"Kami imbau warga mulai membiasakan memilah sampah. Pisahkan yang organik, anorganik, dan residu. Ini penting agar beban di TPA Segawe tidak semakin berat," pungkas Yudha. tl-02/dsy
Editor : Desy Ayu