Festival Adat Budaya Nusantara Ke V

Sebanyak 35 Utusan Kerajaan dan Suku Adat se Nusantara Berkumpul di Lamongan

Reporter : Muhajirin
Para utusan Kerajaan tengah mengikuti festival adat budaya Nusantara di Lamongan. SP/IST

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebanyak 35 utusan kerajaan, lembaga adat, dan suku seluruh Nusantara yang tergabung dalam Masyarakat Adat Nusantara (Matra), hadir di Kabupaten Lamongan dalam acara  Festival Adat Budaya Nusantara ke V.

Acara sebagai momentum ini  meneguhkan dalam melestarikan kebudayaan Nusantara itu diawali pawai pada sore hari, dan dilanjut pada malamnya pertunjukan seni budaya di Alun-alun Lamongan pada Sabtu malam (18/20/2025).

Baca juga: Dinas LH Sebut PT Zam-Zam Deal Properti Belum Ajukan Perubahan Dokumen Lingkungan

Bupati Yuhronur Efendi dalam kesempatan itu mengungkapkan, festival ini digelar sebagai momentum memperkuat identitas budaya, meneguhkan rasa cinta kebudayaan, dan tanggung jawab melestarikan warisan budaya.

Tidak hanya itu saja, festival yang dihadiri perwakilan kerajaan ini secara ekonomi, juga punya multiplayer effect dalam menggerakkan ekonomi kreatif, pariwisata berbasis budaya, seniman, hingga pelaku umkm.

Baca juga: Dukung Akurasi Awal Bulan Hijriah, Lamongan Luncurkan Aplikasi Hisab Rukyat

"Sebuah penghargaan bagi Kabupaten Lamongan karena sebanyak 35 utusan kerajaan, lembaga adat, dan suku seluruh Nusantara yang tergabung dalam Masyarakat Adat Nusantara (Matra) menghadiri acara Festival Adat Budaya Nusantara ke V. Momentum ini harus kita gunakan untuk meneguhkan dalam melestarikan kebudayaan kita," terangnya.

Baca juga: Belum ada Progres, Komisi C Anggap Pengembang Grand Zam-Zam Residence "Balelo"

Sebelumnya, festival yang mengusung tema "Paduraksa Nusantara" diawali dengan wisata religi yang ada di Kota Soto, diantaranya ziarah ke Makam Dewi Andong Sari (Ibunda Patih Gajah Mada) dan Makam Sunan Drajat. Lalu pada sore hari dilanjutkan dengan kirab agung Raja Nusantara.

Tidak hanya itu, adapun pagelaran seni budaya nusantara yang menampilkan tari nusantara (Tarian Kabasaran - Sulawesi Utara, Gandrung - Banyuwangi, Tayub-Tuban, Zawawi Imron (Cluret Emas) - Sumenep, Fragmen Sendra Tari Topeng - Malanga), pagelaran Wayang Songsong. Pada kesempatan tersebut juga diumumkan kejuaraan lomba desain batik 2025 (diselenggarakan oleh Dekranasda Kabupaten Lamongan). jir

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru