SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Ferrari kembali mencuri perhatian dunia otomotif dengan memperkenalkan hypercar terbarunya, Ferrari F76. Namun berbeda dari model sebelumnya, F76 tidak akan pernah hadir di dunia nyata karena hanya dibuat dalam bentuk digital.
Dilansir dari Carandbike, Senin (27/10), Ferrari F76 dirancang untuk merayakan 76 tahun kemenangan pertama Ferrari di ajang 24 Jam Le Mans. Model ini juga menjadi simbol arah baru pabrikan asal Italia dalam menjelajahi dunia otomotif virtual.
Baca juga: Harga Lebih Murah dari Ferrari SF90, GWM Supercar Debut Perdana di 2026
Ferrari menyebut F76 sebagai “manifes desain” yang menggambarkan visi masa depan mereka. Hypercar digital ini dirilis sebagai aset NFT eksklusif yang hanya bisa dimiliki oleh anggota komunitas khusus bernama Hyperclub.
Dari sisi desain, F76 tampil dengan konsep kabin ganda futuristik, di mana masing-masing penumpang memiliki setir serta pedal gas dan rem sendiri. Bentuk bodinya menyerupai sayap besar di bagian tengah, dengan lampu depan ramping dan elemen aerodinamika mengambang di atas bodi.
Baca juga: Yangwang U9 Xtreme Resmi Jadi Mobil Produksi Tercepat Dunia, Tembus 496 Km/Jam
Bagian belakangnya tampil sangat agresif, menampilkan ekor terpisah dengan dua tonjolan besar di sisi kanan dan kiri. Diffuser berukuran besar memperlihatkan sebagian roda belakang, sementara empat lampu ramping sejajar di bawah spoiler mempertegas karakter futuristiknya.
Baca juga: Ferrari Resmi Luncurkan 849 Testarossa, Gantikan SF90 Stradale
Karena sepenuhnya digital, Ferrari tidak menyertakan detail spesifikasi mesin atau performa. Namun, pemilik NFT disebut bisa menentukan sendiri jenis powertrain, mulai dari mesin V12 klasik, sistem V6 turbo-hybrid, hingga konfigurasi listrik penuh.
Meski tak akan pernah melaju di jalan raya atau sirkuit, Ferrari F76 menjadi langkah eksperimental berani yang menunjukkan bagaimana merek legendaris asal Italia ini mulai menjelajah dunia otomotif digital dan metaverse. jkt-01/gfr
Editor : Redaksi