Pendistribusian Dimulai Bertahap, Pemesanan Toyota Veloz Hybrid Tembus 6.500 Unit

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Toyota Veloz. SP/ JKT
Toyota Veloz. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini Toyota terus mencetak tren positif di di momen Ramadhan tahun ini. Bagaimana tidak? Peminat diklaim terus meningkat sejak pertama kali diluncurkan ke publik. Terbukti dari pemesanan yang sudah diraih oleh jenama asal Jepang itu, Selasa (10/03/2026).

Dari bulan November 2025 hingga Februari 2026, total pemesanan Toyota Veloz Hybrid sudah mencapai 6.500 unit, sehingga jika di rata-rata perbulan sekitar 1.800 unit. Bahkan, angka tersebut naik 80 persen dibandingkan (performa penjualan) dengan berbahan bakar minyak atau konvensional.

Sedangkan untuk terkait pengiriman unit, ia menurutkan saat ini Toyota berupaya mengirimkan sekitar 2.000 unit kepada konsumen sebelum periode mudik Lebaran atau sekitar 30,7 persen. Lalu, untuk proses pendistribusian mulai dilakukan di minggu terakhir Februari. 

Dengan target dari 6.500 itu bisa tembus bersih sampai dengan bulan April 2026. Sehingga, pihaknya terus berusaha sampai Februari kurang lebih 2.000 unit konsumen Indonesia dapat menikmati Veloz Hybrid baru untuk mudik Lebaran.

Seperti diketahui, Veloz V HEV menjadi varian paling termurah dengan harga Rp299 juta, disusul Q HEV dengan kisaran Rp320-335 juta. Ada juga varian Veloz Q HEV with Modellista dengan kisaran harga Rp335-350 juta, serta Veloz Q HEV TSS with Modellista sebagai varian tertinggi di harga Rp360-390 juta.

Sementara itu, menyoal spesifikasi, Veloz Hybrid mengusung mesin 2NR-VEX berkapasitas 1.500 cc dan sistem hybrid yang sama persis dengan Yaris Cross. Sistem hybrid itu menggunakan series-parallel Toyota Hybrid System yang memberikan transisi berkendara halus, responsif, dan instan. Sehingga jika secara keseluruhan sistem, mobil menyemburkan tenaga 111 PS pada 5.500 rpm serta torsi dari mesin 121 Nm dan 141 Nm dari motor penggerak. Kapasitas tangkinya 43 liter dan baterainya menggunakan teknologi lithium-ion. jk-11/dsy

Berita Terbaru

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Para produsen tempe di Lumajang, Jawa Timur mengeluh dan menjerit usai harga kedelai melonjak ugal-ugalan yang juga dipicu imbas…