SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai salah satu wujud nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur menyalurkan bantuan sosial (bansos) untuk penyandang disabilitas dan warga lanjut usia (lansia) tidak produktif di wilayah setempat, sekaligus untuk meringankan beban ekonomi keluarga lansia non-produktif dalam mencukupi kebutuhan rumah tangga.
Pelaksana Tugas Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun mengungkap jika adanya program bansos ini merupakan keberlanjutan program pemkot yang sudah berjalan beberapa tahun terakhir. Pihaknya merinci sebanyak 185 lansia non-produktif sesuai pendataan yang menerima bansos sebesar Rp2 juta per orang pada triwulan I. Nominal yang sama juga akan mereka terima pada triwulan II, III, dan IV tahun ini.
"Bantuan diberikan serentak hari ini (16/3). Nanti akan ada bantuan triwulan II, III, dan IV," ujarnya, Selasa (17/03/2026).
Sehingga untuk total, Pemerintah Kota Madiun menganggarkan Rp1,48 miliar guna mewujudkan program bansos lansia non-produktif tersebut. Bantuan tak hanya diberikan kepada lansia non-produktif, namun juga diberikan kepada para penyandang disabilitas di Kota Madiun. Terdapat 110 penerima dengan nilai bantuan sekitar Rp600 ribu per orang tiap triwulan.
"Bantuan ini harapannya bisa dimanfaatkan keluarga dengan sebaik-baiknya. Apalagi, ini mau mendekati Lebaran," katanya.
Lebih lanjut, pihaknya berharap, dengan adanya bantuan bansos tersebut dapat meringankan beban ekonomi keluarga lansia dan penyandang disabilitas. "Ini menjadi bukti kepedulian Pemkot Madiun dalam rangka menjaga sumber daya manusianya," kata dia. md-01/dsy
Editor : Redaksi