SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Sebanyak 104 siswa kelas V dan VI SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) mengikuti outing class ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ngipik, Selasa (10/2/2026), untuk belajar pengelolaan sampah.
Rombongan diterima Kepala UPT TPA Ngipik, Purwaningtyas Noor, yang mengajak siswa membiasakan memilah sampah organik dan anorganik sejak dari rumah dan sekolah. Para siswa kemudian diajak staf TPA melihat langsung proses pemilahan, pengomposan daun, hingga pengolahan sampah menjadi bahan bakar RDF.
Di TPA Ngipik, sekitar 200 ton sampah masuk setiap hari. Sebagian diolah melalui TPST dan pengomposan, sementara sisanya ditangani dengan metode controlled landfill untuk mengendalikan gas metana. Air lindi juga diolah melalui IPAL agar dapat dimanfaatkan kembali.
Baca juga: Timbunan Sampah Jatim Tembus Jutaan Ton, DPRD Minta Pemprov Bergerak
Kegiatan ditutup dengan penyerahan tanaman hias dan pupuk kompos kepada siswa. Setelah itu, outing class dilanjutkan dengan kunjungan ke sejumlah ikon kota Gresik, seperti Petrokimia Gresik, GNI, Pelabuhan Gresik, hingga PT Semen Gresik. did
Editor : Moch Ilham