Hemat BBM, Ning Ita Instruksikan Seluruh ASN Kota Mojokerto “Gowes” Setiap Hari Jumat

Reporter : Dwi Agus Susanti
Walikota Mojokerto Ika Puspitasari mulai menggemakan 'bike to work' kepada seluruh ASN Kota Mojokerto. SP/ DWI

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Walikota Mojokerto Ika Puspitasari  menghadirkan inovasi kreatif guna mendukung penghematan bahan bakar minyak (BBM). 

Petinggi Pemkot Mojokerto tersebut menginstruksikan seluruh aparatur sipil negara (ASN) membudayakan gowes sekaligus kerja bakti setiap hari Jumat. 

Baca juga: Job Fair 2026 Kota Mojokerto Pecah, Ribuan Pencari Kerja Berebut 1200 Loker

Selain bertujuan untuk mendorong efisiensi energi, upaya tesebut juga sebagai bagian dari penguatan program Indonesia Asri yang digagas Presiden Prabowo.

"Kalau saya nawaitunya, outcome WFH ASN ini kan untuk penghematan BBM sampai dengan 20 persen, nah saya justru punya inovasi setiap hari Jumat seluruh ASN Pemkot Mojokerto tidak usah pakai kendaraan bermotor, tapi gowes semuanya,” tutur Ning Ita, sapaan akrab wali kota saat sidak hari pertama masuk kerja pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Rabu (25/3/2026).

Menurutnya, semangat efisiensi yang menjadi tujuan kebijakan WFH tidak hanya berhenti pada pengurangan hari kerja di kantor, tetapi juga bisa dengan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor secara langsung melalui gerakan gowes bersama.

Baca juga: DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Mojokerto Ke-108, Sinergi Eksekutif dan Legislatif Jadi Kunci Kemajuan

Ia menegaskan, gerakan tersebut juga mendukung program “Indonesia Asri” yang mendorong seluruh instansi pemerintah hingga masyarakat terlibat aktif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. 

“Saat saya menjabat di periode pertama dulu, setiap hari Jumat kita turun ke masyarakat dengan gowes, dan ini akan kita aktifkan kembali, sekaligus diintegrasikan dengan kerja bakti bersama masyarakat,” ungkapnya.

Baca juga: Unik! Suvenir Bibit Cabai dan Karangan Bunga Bibit Jeruk Warnai HUT ke-108 Kota Mojokerto

Dalam pelaksanaannya, ASN diperbolehkan mengenakan pakaian yang lebih fleksibel agar mendukung aktivitas fisik di lapangan. 

Gerakan gowes dan kerja bakti ini juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Kota Mojokerto,  serta mendorong penghematan energi dan pengurangan emisi secara berkelanjutan. dwi

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru