SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, bersama Wakil Wali Kota Rachman Sidharta Arisandi memimpin aksi kerja bakti (korve) di Kelurahan Mentikan, Jumat (27/03/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi program "Indonesia ASRI" dan "RT Berseri" guna menjaga kebersihan lingkungan sekaligus melakukan mitigasi bencana di kawasan aliran sungai.
Baca juga: Hemat BBM, Ning Ita Instruksikan Seluruh ASN Kota Mojokerto “Gowes” Setiap Hari Jumat
Dalam peninjauan langsung di lapangan, Ning Ita sapaan akrab wali kota mengidentifikasi sedikitnya lima titik kritis di sepanjang tanggul Sungai Brangkal yang mengalami abrasi dengan kategori sedang hingga parah. Kondisi ini dinilai mengancam keselamatan ribuan warga yang tinggal di kawasan padat penduduk sepanjang sempadan sungai.
"Terdapat lima titik yang kondisinya sangat mengkhawatirkan karena abrasi. Mengingat cuaca ekstrem dan tingginya curah hujan di hulu, risiko tanggul rembes atau jebol sangat besar. Dampaknya akan luar biasa bagi pemukiman penduduk di balik tanggul," kata Ning Ita.
Baca juga: Indonesia Darurat Sampah, Pemkot Mojokerto Genjot Gerakan Pilah Sampah dari Rumah
Terkait revitalisasi tanggul sungai tersebut, Ning Ita menjelaskan bahwa tujuh sungai besar yang melintasi Kota Mojokerto merupakan aset di bawah naungan kementerian. Oleh karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) tidak memiliki otoritas untuk melakukan revitalisasi secara mandiri.
Sebagai langkah strategis, Pemkot Mojokerto akan segera bersurat kembali kepada pihak Jasa Tirta selaku pengguna aset untuk mendesak percepatan revitalisasi. "Surat tersebut juga akan kami tembuskan kepada Kementerian SDA dan Mensesneg agar mendapatkan atensi khusus dari Pemerintah Pusat sebelum terjadi kerusakan yang lebih fatal," tambahnya.
Baca juga: Wali Kota Mojokerto Gelar Open House 1 Syawal, Ajak Warga Bersilaturahmi di Rumah Rakyat
Dengan dilakukannya kerja bakti di setiap hari jumat ini, diharapkan menjadi pemantik kesadaran masyarakat untuk terus menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan di Kota Mojokerto. dwi
Editor : Redaksi