Tulungagung Catat Tren Positif, Realisasi PAD Program Parkir Berlangganan Capai 21 Persen

surabayapagi.com
Ilustrasi. Program parkir berlangganan di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. SP/ TLG

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, Jawa Timur mencatat tren positif terkait pendapatan asli daerah (PAD) dari program parkir berlangganan di wilayahnya pada triwulan pertama 2026 mencapai 21 persen dari target tahunan. Bahkan, capaian tersebut setara Rp2,6 miliar dari target Rp11,9 miliar.

"Realisasi triwulan pertama mencapai 21 persen, namun masih belum maksimal karena idealnya bisa mencapai 25 persen," ujar Kabid Prasarana dan Perparkiran Dinas Perhubungan Tulungagung Mahendra Sulistiawan, Minggu (12/04/2026).

Baca juga: Wujudkan Ketahanan Pangan Dampak Dinamika Global, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Salurkan Bantuan CPP

Tentu saja capaian tersebut dipengaruhi momen Hari Raya Idul Fitri yang mana masyarakat lebih memprioritaskan kebutuhan lain. Meski demikian, pihaknya optimistis realisasi PAD akan meningkat pada triwulan berikutnya, terutama saat periode pembayaran dan kebijakan pemutihan pajak.

Baca juga: Insiden Bensin Bocor, Warga di Tulungagung Alami Luka Bakar Serius di Kaki

Lebih lanjut, Mahendra menegaskan untuk mendukung optimalisasi PAD, pihaknya mengimbau masyarakat tidak memberikan uang kepada juru parkir, khususnya yang tidak resmi. Tak hanya itu, Dishub juga terus mengingatkan juru parkir agar tidak menarik retribusi bagi kendaraan berpelat nomor Tulungagung, yang telah mengikuti program parkir berlangganan.

Baca juga: Jaga Stok Suplai Bahan Pokok, Dua KDKMP di Tulungagung Gandeng Bulog

Nantinya, pendapatan parkir tersebut juga dibagi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Polres Tulungagung sesuai ketentuan yang berlaku. "Untuk kendaraan luar daerah, pengguna dapat meminta karcis sebagai bukti pembayaran parkir," ujarnya. tl-02/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru