SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Pemerintah Kabupaten Madiun mulai mendorong hilirisasi Melon sebagai upaya meningkatkan nilai tambah sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Berbagai produk turunan seperti kue, kripik, manisan, biskuit, mie instan hingga olahan minuman diperkenalkan dalam Bimtek Hilirisasi Produk Olahan Melon di Balai Desa Krandegan Kecamatan Kebonsari, Selasa (21/4/2026).
Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan, langkah ini bertujuan agar masyarakat tidak lagi bergantung pada penjualan buah segar, tetapi mampu menghasilkan produk bernilai jual tinggi.
“Ini bagian dari langkah kita untuk meningkatkan nilai tambah melon. Harapannya, masyarakat bisa tetap produktif, bahkan dari rumah, dengan mengolah produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi,” ujar Bupati Madiun Hari Wuryanto.
Ia menambahkan, untuk pemasaran Pemkab Madiun telah menyiapkan mitra yang siap menampung hasil produksi masyarakat, selama kualitas produk sesuai dengan standar.
"Insyaallah tadi Bu Yuni juga sudah menyampaikan pada saat di Sidomulyo selama kita belum mempunyai marketing sendiri, mereka siap menampung hasil produksi asalkan sesuai dengan spek yang diharapkan", jelasnya.
Selain itu, melalui dukungan Dinas Perdagangan dan Koperasi, pelaku usaha didorong memanfaatkan platform digital, termasuk media sosial seperti TikTok, sebagai sarana pemasaran produk.
Dari sisi produksi, potensi melon di Kabupaten Madiun cukup besar. Untuk saat ini, banyak petani dari luar daerah yang menanam melon di wilayah tersebut. Ia optimistis, jika hilirisasi berjalan optimal, petani lokal akan semakin tertarik mengembangkan komoditas ini.
“Memang sesuatu itu butuh bukti. Kalau sudah terlihat nilai tambahnya, petani kita pasti akan ikut bergerak,” jelasnya.
Ia juga memaparkan potensi keuntungan dari hilirisasi melon. Dengan harga melon segar sekitar Rp11 ribu, setelah melalui proses produksi dan pengolahan, nilai jual produk bisa meningkat hingga Rp50 ribu.
“Ini yang luar biasa. Kalau dikelola dengan baik, nilai tambahnya sangat besar dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Di akhir, Bupati mengingatkan pentingnya konsistensi dalam menjalankan usaha. Ia berharap masyarakat tetap tekun dan serius mengembangkan potensi yang ada demi meningkatkan taraf ekonomi.
“Kuncinya harus tekun. Semua yang kita lakukan ini tujuannya untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.mdn
Baca juga: Bupati Madiun Tekankan Penguatan Pilar Sosial dan Ketepatan Sasaran Bantuan
Editor : Redaksi