50.000 Sepatu Nike KW, Disita

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Vietnam menyita hampir 50.000 pasang sepatu bermerek Nike yang diduga palsu alias KW. Sepatu-sepatu KW ini awalnya akan diekspor dan dipasarkan di Amerika Serikat (AS).

Penyitaan bermula saat Badan Pengawasan dan Pengembangan Pasar Dalam Negeri (DMS) yang berada di bawah Kementerian menerima laporan terkait dugaan peredaran produk palsu tersebut.

Informasi awal terkait aktivitas ilegal itu diterima DMS bulan lalu melalui saluran pertukaran profesional dengan US Homeland Security Investigations (HSI). Kemudian kedua lembaga menjalin kerja sama untuk menyusun rencana inspeksi, memastikan kerahasiaan untuk mencegah risiko hilangnya bukti.

Namun selama proses investigasi, diketahui bahwa kasus ini jauh lebih besar daripada informasi awal yang didapatkan. Sebab dari sekitar 12.000 pasang sepatu Nike KW yang dicurigai, ternyata jumlah barang terkait mencapai hampir 50.000 pasang sepatu.

Dengan mata telanjang, sepatu-sepatu itu tidak dapat dibedakan dari barang asli. Kode otentikasi di setiap pasang sepatu juga telah disalin dari produk asli yang sah. Namun parahnya, sebagian barang tersebut sudah diekspor ke pasar AS.

“Setelah menilai bahwa barang-barang yang tersisa berisiko untuk diekspor, pada tanggal 16 Juli, DMS mengeluarkan keputusan untuk memeriksa kepatuhan terhadap hukum dalam produksi dan perdagangan barang di Perusahaan MP, yang berlokasi di Kota Ho Chi Minh,” tulis Vietnam News dalam laporannya, Minggu (26/7/2026).

Lebih lanjut, pemerintah Vietnam melakukan inspeksi lebih dalam dengan melibatkan Kementerian Keamanan Publik dan kepolisian setempat.

Pada saat inspeksi, para inspektur menemukan bahwa perusahaan tersebut memproduksi dan menyimpan sejumlah besar sepatu jadi dan setengah jadi yang bermerek ‘Nike’, ‘Nike Air’, dan ‘Air Jordan’.

Tim inspeksi mencatat lebih dari 25.300 pasang sepatu jadi bermerek Nike dan Air Jordan, dengan total nilai lebih dari 12,3 miliar Vietnam Dong (US$ 467.200) atau sekitar Rp 8,39 miliar (kurs Rp 17.963).

Selain itu, ditemukan juga lebih dari 20.800 bagian atas sepatu dan 10.800 sol sepatu yang bertanda Nike yang sedang dalam proses penyelesaian, dengan total nilai lebih dari 11,2 miliar Vietnam Dong (US$ 425.400) atau Rp 7,64 miliar.

Secara keseluruhan, jika dihitung berdasarkan harga pasar, total nilai barang tersebut melebihi 100 miliar Vietnam Dong (US$ 3,7 juta) atau setara Rp 66,4 miliar. Ini adalah salah satu kasus pelanggaran hak kekayaan intelektual berskala besar dan kompleks yang ditemukan oleh DMS dalam beberapa tahun terakhir. ec, vn, he

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru