Tahapan Musda Demokrat Jatim, Kandidat Ketua DPD Segera Dijaring

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI.com — Panitia Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Jawa Timur mulai menggelar berbagai tahapan persiapan menuju forum pemilihan Ketua DPD Partai Demokrat Jatim yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Agustus 2026 di Surabaya.

Salah satu tahapan penting yang akan dilakukan adalah penjaringan kandidat calon Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur. Proses tersebut menjadi bagian dari mekanisme Musda sebelum kandidat yang diusulkan selanjutnya menjalani tahapan penetapan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat.

Ketua Organising Committee (OC) Musda Partai Demokrat Jatim, H. Nur Muhyidin, mengatakan seluruh mekanisme Musda mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat serta ketentuan yang ditetapkan DPP.

“Di arena Musda nanti akan menjaring dan memilih calon ketua dengan kuota maksimal tiga nama kandidat. Tapi kalau hanya satu calon saja juga tidak masalah,” ujar Nur Muhyidin di Surabaya, Senin (10/8/2026).

Pria yang akrab disapa Gus Din itu menjelaskan, nama-nama kandidat yang muncul dalam proses Musda nantinya akan menjadi bahan bagi DPP untuk menentukan Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur.

Setelah kandidat calon Ketua DPD terjaring, DPP akan melakukan fit and proper test terhadap calon yang diusulkan melalui Musda. Hasil proses tersebut kemudian menjadi dasar penerbitan Surat Keputusan (SK) DPP terkait Ketua DPD Demokrat Jatim.

“Nanti DPP akan menyelenggarakan fit and proper test terhadap calon ketua yang diusulkan Musda dalam rapat Pleno DPP. Setelah itu baru dibuat Surat Keputusan (SK) DPP terkait calon yang sudah ditetapkan DPP,” jelasnya.

Panitia Bergerak Cepat

Nur Muhyidin mengatakan panitia mulai bergerak setelah menerima SK kepanitiaan pada 6 Agustus 2026. Rapat koordinasi perdana langsung digelar untuk menyusun berbagai tahapan, kebutuhan teknis hingga kesiapan logistik Musda.

“SK Panitia baru kami terima hari Selasa lalu. Kami langsung menggelar rapat perdana untuk menyusun dan merencanakan seluruh persiapan agar pelaksanaan Musda berjalan lancar. Insyaallah kita siap menggelar Musda nanti,” katanya.

Musda Demokrat Jatim sendiri merupakan bagian dari rangkaian Musda Partai Demokrat di berbagai daerah di Indonesia yang telah berlangsung dalam beberapa bulan terakhir.

Menurut Gus Din, penentuan jadwal dan mekanisme Musda merupakan kewenangan DPP Partai Demokrat sebagaimana diatur dalam AD/ART.

“Pelaksanaan Musda berdasar AD/ART merupakan program dari DPP Partai Demokrat. Kewenangan menentukan jadwal dan mekanisme ada di DPP. Musda DPD Partai Demokrat ini bagian dari rangkaian Musda se-Indonesia yang sudah berjalan dua sampai tiga bulan terakhir, dan kini giliran Jawa Timur,” ujarnya.

Ketua Terpilih Susun Pengurus

Selain proses penjaringan kandidat Ketua DPD, komposisi kepengurusan Demokrat Jatim juga menjadi salah satu hal yang akan ditentukan setelah Musda.

Nur Muhyidin menegaskan, penyusunan struktur pengurus DPD, termasuk posisi Sekretaris dan Bendahara, menjadi kewenangan Ketua terpilih bersama tim formatur.

“Nanti Ketua Terpilih bersama tim Formatur yang akan ditunjuk untuk merumuskan susunan pengurus DPD Partai Demokrat Jatim, termasuk posisi Sekretaris dan Bendahara DPD Partai,” tegasnya.

Dengan demikian, tahapan Musda saat ini akan difokuskan pada persiapan forum dan proses penjaringan kandidat Ketua DPD. Sedangkan penyusunan struktur kepengurusan dilakukan setelah Ketua DPD ditetapkan.

Mantan anggota DPRD Jatim yang kini menjabat Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) DPD Partai Demokrat Jatim itu memastikan panitia siap menggelar seluruh rangkaian Musda pada 29 Agustus mendatang.

“Insyaallah kita siap menggelar Musda nanti,” pungkasnya. rko

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru