Luar Biasa, Pendaftaran Perlinsos Kota Mojokerto Rangking 4 Nasional

Reporter : Dwi Agus Susanti
Walikota Mojokerto Ning Ita saat memantau secara langsung proses pendaftaran Perlinsos.

 

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Progres pendaftaran Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital di Kota Mojokerto terus menunjukkan tren positif menjelang batas akhir uji coba nasional pada 31 Agustus 2026. 

Baca juga: Raih Skor Tinggi 90,15, Nilai SAKIP Bagian Umum Setdakot Mojokerto Sangat Memuaskan

Berdasarkan data pemutakhiran per Rabu, 19 Agustus 2026 pukul 12.00 WIB, Kota Mojokerto berada pada peringkat keempat secara nasional di antara 43 kabupaten/kota lokasi uji coba. Tercatat sudah 25.944 Kepala Keluarga (KK) terdaftar dari total populasi 49.398 KK, atau setara 52,52 persen. 

Terkait keberhasilan pendaftaran Pelinsos Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menyampaikan kunci suksesnya program ini terletak pada sinergi lintas elemen masyarakat. Menurutnya, Pemerintah Kota Mojokerto secara khusus menggandeng Ketua RT dan RW sebagai ujung tombak yang paling dekat dengan warga.

Baca juga: Gelar Pelatihan Usaha Kuliner di Lapas IIB Mojokerto, Ning Ita Bekali Kemandirian Warga Binaan

“Untuk menyukseskan Perlinsos, Pemerintah Kota Mojokerto juga bersinergi dengan para RT dan RW yang merupakan lapisan paling dekat dengan masyarakat. Tak hanya itu, organisasi kemasyarakatan lain seperti TP PKK, kader motivator dan karang taruna juga kita libatkan,” kata Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto.

Selain itu, strategi jemput bola juga digencarkan hingga ke tingkat kelurahan. Agen Perlinsos yang telah ditunjuk pada masing-masing kelurahan aktif memanfaatkan momen-momen kegiatan warga yang dilaksanakan di lingkungan masing-masing, seperti kegiatan PKK, posyandu, pengajian, hingga pertemuan RT/RW, sebagai kesempatan untuk membantu warga melakukan pendaftaran maupun pembaruan data Perlinsos secara langsung di tempat. 

Baca juga: Rapat Kerja Forum APEKSI, Ning Ita Sharing Fleksibilitas TKD dan Harmonisasi Hubungan Pusat Daerah

Uji coba Perlinsos digital menyasar keluarga berdasarkan proyeksi kelompok desil 1 hingga 4 di masing-masing wilayah. Di Kota Mojokerto, proses pendaftaran dan pemutakhiran data terus didorong agar cakupan masyarakat yang terdata semakin luas. Dengan waktu uji coba yang tersisa hingga akhir Agustus 2026, Ning Ita mengajak masyarakat yang belum terdata untuk segera memanfaatkan layanan Perlinsos Digital yang tersedia.

“Bagi masyarakat yang belum terdata atau masih perlu melakukan pemutakhiran data Perlinsos, kami mengimbau untuk segera memanfaatkan layanan yang tersedia. Pendaftaran dapat dilakukan secara mandiri melalui portal Perlinsos dengan aktivasi IKD, atau datang ke kelurahan untuk mendapatkan pendampingan dari petugas maupun agen Perlinsos,” pungkas Ning Ita. dwi

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru