Wujudkan Koperasi Sehat, DiskopUKMPerindag Kota Mojokerto Tingkatkan Pengawasan dan Pembinaan

Reporter : Dwi Agus Susanti
Walikota Mojokerto Ning Ita dan Kepala Diskopukmperindag Kota Mojokerto usai menerima penghargaan Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dalam ajang Koperasi Award 2026 di Jakarta, Kamis (20/8) malam. SP/DWI

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian Perdagangan (DiskopUKMPerindag) Kota Mojokerto terus meningkatkan pengawasan dan pembinaan terhadap keberadaan Koperasi di kota setempat. Hal itu dilakukan untuk mendorong koperasi agar tetap aktif, sehat, dan mampu mensejahterakan para anggotanya secara efektif.

Sesuai data di DiskopUKMPerindag Kota Mojokerto, jumlah Koperasi yang sudah terdaftar mencapai 213  koperasi, dengan 164 koperasi berstatus aktif. Sebanyak 63 koperasi masuk kategori sehat dan 39 koperasi berkategori cukup sehat.

Baca juga: Sukses Kelola Sentra IKM Batik, Kementerian Perindustrian Tunjuk Pemkot Mojokerto Jadi Narasumber Percontohan Nasional

Kepala DiskopUKMPerindag Kota Mojokerto, Amin Wachid mengatakan, pihaknya secara rutin dan berkala terus melakukan pengawasan dan pembinaan kepada pengurus Koperasi, agar aktif melakukan RAT dan melaporkan ke DiskopUKM Perindag.

"Pemeriksaan kami lakukan untuk kelengkapan kepengurusan dan keberadaan serta kesehatan Koperasi. Kita periksa sehat tidaknya Koperasi," terangnya.

Menurut Amin, pengawasan koperasi merupakan salah satu fungsi Dinasnya sebagai organisasi perangkat daerah yang membidangi koperasi dengan mandatori Peraturan Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2020 Tentang Pengawasan Koperasi.

Baca juga: Kota Mojokerto Tuan Rumah Pelaksanaan Rakor PLUT se-Jawa Timur, Ini Harapan Mas Pj Ali Kuncoro

“Tujuan utama pengawasan koperasi adalah memperkuat penerapan hittah jatidiri koperasi, kepatuhan koperasi terhadap peraturan perundang-undangan serta menjaga kebersinambungan usaha koperasi dalam memberikan manfaat kepada anggota sebagai pemilik dan pengguna jasa koperasi,” jelasnya.

Upaya nyata ini akhirnya berbuah manis apresiasi dan penghargaan bergengsi dari pemerintah. Terbaru,  Walikota Mojokerto Ika Puspitasari menerima penghargaan Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dalam ajang Koperasi Award 2026 di Jakarta, Kamis (20/8) malam. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakil Menteri Koperasi RI Farida Farichah.

Penghargaan ini menjadi apresiasi atas kiprah Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto dalam mendorong kemajuan dan penguatan koperasi di Kota Mojokerto.

Baca juga: Kepala Diskopukmperindag Kota Mojokerto Raih Penghargaan Pembina Koperasi Andalan

Bagi Ning Ita, penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas koperasi agar semakin sehat, aktif, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Terima kasih kepada Kementerian Koperasi, Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus melanjutkan program-program perkoperasian secara berkelanjutan. Koperasi harus kuat, koperasi harus bangkit sehingga memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat,” tuturnya. dwi

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru