Terminal Bungurasih Siap Operasi dengan New Normal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Beberapa petugas memeriksa kesiapan operasional terminal bus dengan melakukan kontrol ketat sesuai dengan protokol kesehatan di Terminal Purabaya, Senin (8/6/2020).
Foto Sp/Patrick Cahyo
Beberapa petugas memeriksa kesiapan operasional terminal bus dengan melakukan kontrol ketat sesuai dengan protokol kesehatan di Terminal Purabaya, Senin (8/6/2020). Foto Sp/Patrick Cahyo

i

 

 

SURABAYAPAGI, Surabaya – Terminal Purabaya Bungarasih, siap dioperasikan kembali beserta ratusan armada bus AKDP dan AKAP, yang sejak 28 April 2020 lalu, tidak beroperasi karena pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Namun, pemberlakuan terminal bus terbesar di Jawa Timur ini, masih menunggu keputusan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

 Meski begitu, Ketua Unit Terminal Purabaya, Imam Hidayat menuturkan, secara kesiapan armada bus baik AKDP dan AKAP, siap beroperasi kembali bila diperintahkan untuk beroperasi dengan ketat.

 "Kita sesuai aturan. Menunggu apakah PSBB di perpanjang atau tidak. Bu Wali kemarin menyampaikan tidak mau di lanjut, kami menunggu dulu hasil malam ini (semalam, red) bagaimana. Bila tidak dilanjut maka pukul 00:00, kami bisa beroperasi kembali. Kami juga menunggu keputusan dari kementerian perhubungan,  soal AKDP dan AKAP untuk berjalan secara bersamaan ketika sudah beroprasional," kata Imam Hidayat, saat ditemui Surabaya Pagi, Senin (08/06/20) di Terminal Purabaya Bungurasih.

 Imam Hidayat juga menyampaikan bila tidak akan membatasi armada bus yang akan mulai beroperasi.  "Tidak ada batasan untuk armada untuk masuk, itu punya kapasitas dan jam sendiri-sendiri untuk masuk dan kita tidak membatasi. Perusahan bisa mengatur jam masuk armada masing-masing," katanya.

 Namun, Ia juga akan mempersiapkan upaya menuju tatanan hidup baru di dalam dunia transportasi sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku.

 Nantinya akan diberlakukan physical distancing dengan pedoman protokol kesehatan yang ketat. Setiap calon penumpang diwajibkan untuk memakai masker, masuk melalui bilik sterilisasi, mencuci tangan, mengatur jarak, memiliki surat tugas, dan surat tanda sehat.

 "Kita perketat masalah new normal itu aja, sesuai protokol kesehatan. Memasuki area terminal harus menggunakan masker, bila tidak akan kami suruh pulang. Terutama untuk penumpang harus punya surat tugas dan surat tanda sehat," jelasnya.

 Para petugas maupun kru bus nantinya akan diperketat untuk memakai face shield, masker, sarung tangan, dan harus menyediakan hand sanitizer. Penumpang juga akan dibatasi sebanyak 50% atau setengah kapasitas biasanya agar ada jarak antara penumpang yang lain.

 "New normal kita atur 50 persen penumpang saja, tidak bisa full dan harus jaga jarak. Perusahaan sendiri, harus menyediakan hand sanitizer. kru bus wajib pakai masker, punya surat kesehatan, dan menggunakan face  shield," pungkasnya. byt/pat

Berita Terbaru

Kecelakaan di Tol Madiun, Empat Suporter PSS Sleman Tewas dalam Perjalanan ke Surabaya ‎

Kecelakaan di Tol Madiun, Empat Suporter PSS Sleman Tewas dalam Perjalanan ke Surabaya ‎

Minggu, 18 Okt 2026 20:22 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 20:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Empat suporter PSS Sleman tewas setelah minibus yang mereka tumpangi menabrak truk tronton di KM 616+200 jalur A Tol Nga…

Hadiri Jatim Creative Connect 2026, Ponorogo Siap Kolaborasi Perluas Jejaring

Hadiri Jatim Creative Connect 2026, Ponorogo Siap Kolaborasi Perluas Jejaring

Minggu, 18 Okt 2026 17:06 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar — Kabupaten Ponorogo membuka peluang kolaborasi dengan berbagai daerah di Jawa Timur untuk memperkuat jejaring kota kreatif. Upaya ini …

Soroti Penanganan Perkara BBM Bersubsidi di Sumenep, Pengacara Agus Minta Propam dan Irwasum Turun Tangan

Soroti Penanganan Perkara BBM Bersubsidi di Sumenep, Pengacara Agus Minta Propam dan Irwasum Turun Tangan

Minggu, 18 Okt 2026 16:58 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 16:58 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Kuasa hukum Agus, H. Muhammad Siddik meminta Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Polri,…

Bupati Subandi Bakal Renov Liponsos Dan Janji Carikan Pekerjaan Penghuninya

Bupati Subandi Bakal Renov Liponsos Dan Janji Carikan Pekerjaan Penghuninya

Minggu, 18 Okt 2026 16:26 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 16:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemkab Sidoarjo menyiapkan program pemberdayaan bagi warga binaan yang telah dinyatakan sembuh. Fasilitas Liponsos Sidoarjo bakal…

Spogomi Sesi Dua, Walikota Ning Ita Dorong Kolaborasi Lingkungan dalam Memungut dan Memilah Sampah

Spogomi Sesi Dua, Walikota Ning Ita Dorong Kolaborasi Lingkungan dalam Memungut dan Memilah Sampah

Minggu, 18 Okt 2026 15:57 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Upaya membangun kepedulian terhadap pengelolaan sampah terus dilakukan Pemerintah Kota Mojokerto melalui pendekatan k…

Ning Ita Dorong Keterlibatan Generasi Muda Kota Mojokerto Jaga Indonesia ASRI

Ning Ita Dorong Keterlibatan Generasi Muda Kota Mojokerto Jaga Indonesia ASRI

Minggu, 18 Okt 2026 15:50 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui gerakan Green A…