Lansia Terlantar di Bungurasih, Dinsos Jatim Berhasil Pertemukan dengan Keluarga

author Lailatul Nur Aini

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sugiarti, akhirnya bertemu dengan keluarga setelah hilang dan ditemukan dalam kondisi linglung di Terminal Bungurasih Surabaya. SP/ AINI
Sugiarti, akhirnya bertemu dengan keluarga setelah hilang dan ditemukan dalam kondisi linglung di Terminal Bungurasih Surabaya. SP/ AINI

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Timur melalui Sub Substansi Penanganan Bencana dan Layanan Dukungan Psikososial (PB dan LDP) serta Jatim Social Care (JSC)-Tim Respons Kasus sukses mempertemukan seorang lansia terlantar dengan keluarganya.

Lansia tersebut, Sugiarti (75), awalnya dilaporkan menghilang dari rumah anaknya yang ada di Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, sejak Senin (15/04/2024). Ia pun ditemukan dalam kondisi linglung di Terminal Purabaya atau Bungurasih Surabaya, pada Selasa (16/04/2024).  

Awalnya, Tim Respons Kasus menerima informasi dari Dinas Perhubungan Surabaya yang melaporkan telah ditemukan lansia terlantar di Terminal Bungurasih. 

Pada saat itu, Sugiarti ditemukan dalam kondisi linglung dan berbicara sedikit melantur. Ia mengaku ingin pulang ke tempat asalnya, yakni Desa Sragen Kulon, Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen. 

Kabar tentang hilangnya Sugiarti ternyata juga sempat diumumkan melalui media sosial Facebook. Informasi tersebut ditemukan oleh Ketua Tim dari Sub Substansi PB dan LDP Liawati Suntiana.

"Iya sudah dikonfirmasi oleh Bu Lia dan sudah terhubung oleh anak pertamanya yaitu Ibu Diana yang tinggal di Jalan Kali Kepiting, Kota Surabaya," kata Kepala Bidang Penanganan Bencana Sukardi, dari keterangan yang di Surabaya Pagi, Rabu (17/04/2024).

Disisi lain, sebelumnya Tim Respons Kasus juga mengonfirmasi keberadaan keluarga Sugiarti yang ada di Kabupaten Sragen melalui TKSK Kabupaten Sragen. Atas koordinasi tersebut ditemukan informasi bahwa Sugiarti memiliki keluarga yang tinggal di Surabaya.

"Kami menghubungi keluarga yang ada di Surabaya dan keluarganya langsung datang menjemput," ungkap Petugas JSC-Tim Respons Kasus Nursoleh.

Berkat kerjasama dengan berbagai pihak terkait, akhirnya Sugiarti dipertemukan dengan anak pertamanya, Diana (54), di kantor Dinsos Jatim. Setelah pertemuan tersebut, pihak Dinsos Jatim juga mengantarkan mereka ke kediaman Diana.

"Ibu saya pergi pada hari Senin dan ingin pulang ke Sragen. Saya berterima kasih kepada Dinsos Jatim yang telah membantu memfasilitasi pertemuan kami," tukas Diana dengan rasa lega, akhirnya bisa bertemu kembali dengan sang ibu. Ain

Berita Terbaru

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan untuk Lingkungan, Rusdi Legowo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Korps Pemberantasan…

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154,79 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran …

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto mengakui pernah meminta uang sebesar Rp50 juta kepada mantan Kepala Dinas …

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Industri konstruksi di Jawa Timur tak hanya menjadi penggerak pembangunan infrastruktur, tetapi juga berperan besar dalam menciptakan…

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Rencana pemerintah menerapkan kebijakan penyeragaman kemasan rokok kembali menuai penolakan. Kali ini, keberatan datang dari Asosiasi…

Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Jumat, 10 Jul 2026 18:42 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Upaya menjaga reputasi digital semakin marak dilakukan di tengah mudahnya informasi ditemukan melalui mesin pencari. Namun, permintaan …