Webseries PCC UK Petra Undang Kementrian Ketenagakerjaan Bahas Industri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petra Career Center (PCC) UK Petra gelar webinar series bertajuk “Industrial New Normal in Indonesia After Pandemic”. SP/BYT
Petra Career Center (PCC) UK Petra gelar webinar series bertajuk “Industrial New Normal in Indonesia After Pandemic”. SP/BYT

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Pertanyaan-pertanyaan seputar bagaimana penerapan dan bagaimana peluang bisnis industri di masa new normal merupakan pertanyaan yang sering di tanyakan, maka kali ini akan dikupas tuntas dalam webinar series bertajuk “Industrial New Normal in Indonesia After Pandemic”. 

 Kegiatan ini merupakan kegiatan yang diusung oleh Petra Career Center (PCC) UK Petra ini digelar Selasa, 30 Juni 2020 pukul 10.00-11.30 WIB. 

 “Dengan adanya ruang diskusi virtual yang mempertemukan masyarakat dengan Kementrian Tenaga Kerja ini maka para peserta akan memahami kondisi industri di Indonesia terkini ketika pandemi sekaligus mengetahui bagaimana rencana pemerintah dalam menyikapi hal ini.”, urai Jessie Monika, S.S., selaku ketua acara.

 Webinar yang kali ini mencapai 118 peserta ini menghadirkan pembicara Drs. Aris Wahyudi, M.Si., dari plt Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja (Binapenta) dan Perluasan Kesempatan Kerja (PKK) Kementrian Ketenagakerjaan RI. 

 Selama 90 menit, Aris akan memaparkan banyak hal diantaranya data ketenagakerjaan dampak pandemi COVID-19, peluang bisnis di tengah pandemi hingga upaya yang telah dilakukan Kementrian Ketenagakerjaan RI. 

 “Bisnis makanan, jasa kurir, bisnis Hand Sanitaizer, bisnis masker kain hingga online shop menjadi pilihan peluang bisnis di tengah pandemi.”, urai Aris.

 Tak hanya itu, Aris juga akan membeberkan upaya Kementrian Ketenagakerjaan di tengah masa pandemi antara lain adanya Program Kartu Pra Kerja (Bersama Kemenko Perekonomian dan PMO), Program BLK Tanggap Covid-19, Insentif Pelatihan berbasis Kompetensi dan Produktivitas, dan lain-lain.Byt

 

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…