WhatsApp Rangkul Seribu Calon Pengusaha Muda

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Co-Founder & Academic Advisor Prestasi Junior Indonesia (PJI), Robert Gardiner.SP/ist
Co-Founder & Academic Advisor Prestasi Junior Indonesia (PJI), Robert Gardiner.SP/ist

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Dalam bisnis digital yang mulai marak, membuat WhatsApp bekerja sama Prestasi Junior Indonesia dalam meluncurkan program pelatihan bisnis digital yang baru untuk membantu lebih dari 1.000 calon pengusaha muda di 12 kota bergabung dalam perekonomian digital Indonesia.

Melalui program tersebut, para peserta akan dibekali dengan keterampilan bisnis digital yang kreatif dan beretika melalui lokakarya daring dan kiat-kiat dari pengusaha yang sukses.

Salah satu pengusaha yang ikut berbagi cerita kesuksesannya adalah Adi Wahyu Prasetya pemuda dari Palu, Sulawesi Tengah ini, mengatakan, bahwa Adi membantu ibunya dalam mengelola bisnis bawang goreng milik keluarga yang bernama Hj. Mbok Sri.

Adi yang berusia 19 tahun memperkenalkan aplikasi WhatsApp Business kepada keluarganya tahun 2018 silam. Sejak itu, hasil penjualan mereka meningkat secara signifikan dan kini pelanggan mereka datang dari seluruh Indonesia, tersebar ribuan kilometer jauhnya.

Kemitraan yang unik antara WhatsApp dan Prestasi Junior Indonesia ini adalah bagian dari kampanye “BaWA Usaha Aja!” dimana WhatsApp bertujuan untuk terus mendukung ekonomi masyarakat Indonesia melalui digitalisasi.

Sementara Direktur Kebijakan Publik WhatsApp APAC, Clair Deevy mengatakan, keterampilan digital yang mumpuni itu perlu dimiliki pengusaha muda masa kini. Apalagi di dunia yang serba cepat ini.

“Kami senang dapat bermitra dengan Prestasi Junior Indonesia dalam usaha mendidik generasi muda Indonesia untuk menggunakan kreativitas mereka dan memiliki keterampilan kewirausahaan untuk untuk mendorong laju perkembangan perekonomian digital Indonesia" lanjutnya.

Deevy menambahkan bahwa situasi pandemi mendorong bisnis untuk lebih cepat dalam mengadopsi sarana digital seperti WhatsApp agar dapat bertahan dan berkembang di era normal baru.

“Oleh karena itu, kami merasa bahwa kita sedang berada di dalam masa penuh tantangan untuk segera melengkapi calon pengusaha muda agar terampil menggunakan sarana digital untuk berbisnis" ujarnya

Senada Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph.D, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia mengatakan, kami yakin program pendidikan kewirausahaan ini akan mendorong tercipta dan meningkatnya populasi pengusaha muda yang ‘melek’ digital, calon-calon motor dan agen perubahan besar di masyarakat kita.

“Program ini akan menggarap dan memperkuat karakter kreativitas serta visi kewirausahaan anak-anak muda sejak dini, yang dipadukan dengan peningkatan kemampuan digital. Kami melihat jelas bahwa program ini adalah investasi cerdas untuk melahirkan generasi pengusaha muda Merah-Putih Tangguh. Merekalah yang kelak menyumbangkan partisipasi signifikan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia" kata Wikan, Selasa (7/7/2020).

“Kita semua tahu bahwa beberapa wilayah di Indonesia masih kurang memiliki akses konektivitas,” kata Robert Gardiner, Co-Founder dan Penasehat Akademik Prestasi Junior Indonesia.

“Namun, WhatsApp menyediakan teknologi untuk berkomunikasi dengan mudah dan dapat dipakai oleh siapapun di Indonesia. Bahkan, jika siswa kami tidak memiliki ponsel pintar yang canggih atau koneksi yang stabil sekalipun, mereka masih dapat menggunakan WhatsApp untuk memulai dan mengelola bisnis mereka" lanjut Robet.

Sebagai bagian dari program pelatihan WhatsApp Business, Prestasi Junior Indonesia membuat akun WhatsApp Business sendiri yang menampilkan galeri keanekaragaman bisnis alumni dan siswa, mulai dari bisnis F&B, kecantikan, hingga pertanian. Akun ini dibuat untuk membantu mereka terhubung dengan calon konsumen mereka.

Salah satu bisnis jebolan Prestasi Junior Indonesia adalah Highland Roastery yang dimiliki oleh Yafeth Steven Wetipo. Yafeth memulai perjalanan bisnisnya dengan menjual biji kopi hasil tanah kampung halamannya di Lany Jaya, Papua. Dengan sertifikat roastery yang ia dapat, Yafeth kemudian membeli alat sangrai kopi dan mulai menjual biji kopi sangrai dalam kemasan ke berbagai restoran dan kafe di Papua.

Program pelatihan dari Prestasi Junior Indonesia membantunya meningkatkan keterampilan berbisnisnya hingga berhasil membuat produknya kompetitif di pasaran. Tidak berhenti di situ saja, Yafeth juga bersemangat dalam membagikan ilmunya kepada generasi muda Papua yang ingin menjadi pengusaha.

Bisnis alumni lainnya adalah Jakarta Rawis Orchid yang dimiliki oleh Wiwit Sulistiono yang berusia 20 tahun. Wiwit mengambil jurusan pertanian di SMK-nya dan memiliki hobi merawat bunga anggrek Indonesia yang eksotis.

Ia kemudian mempromosikan bisnisnya melalui grup WhatsApp dan komunitas Facebook. Kini, klien Wiwit sudah berkembang melampaui wilayah Jakarta hingga ke Kalimantan, Sumatra, dan bagian wilayah Indonesia lainnya.

Program pelatihan WhatsApp Business akan berjalan selama 6 bulan dan dapat diakses secara daring untuk siswa-siswi usia SMA dari Prestasi Junior Indonesia di 12 kota di Indonesia.

Pada akhir program, siswa-siswi dapat membuat akun WhatsApp Business mereka sendiri dan menikmati fitur seperti berbagi katalog, info lokasi toko, tautan yang terhubung langsung ke laman media sosial, dan fitur enkripsi end-to-end milik WhatsApp yang memastikan pengalaman berbisnis yang aman dan mudah. (*)

Berita Terbaru

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Kickers harus mengubur ambisi meraih gelar juara Singa Cup 2026 kategori Girls U14. Meski mengoleksi sembilan poin dari tiga …

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim mendorong serta memperkuat pengembangan desa wisata di wilayah Kabupaten Sidoarjo dengan…

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Akses permodalan menjadi salah satu tantangan yang harus dijawab untuk mempercepat pertumbuhan usaha ekonomi kreatif, terutama bagi p…

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aplikasi Majapahit Digital (Majadigi) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur didorong naik kelas menjadi platform…

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

SURABAYAPAGI COM, Lamongan – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memberangkatkan peserta ziarah Wali Songo, penerima voucher dalam rangkaian kegiatan Jalan Sehat H…

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

SurabayaPagi, Malang – Permukaan Waduk Karangkates di Kabupaten Malang, Jawa Timur, disiapkan menjadi sumber energi listrik bersih melalui pembangunan P…