Mafindo Sidoarjo berkolaborasi dengan Tanoker Ledokombo Jember Gelar Gen Connect Digital

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYA PAGI, Jember - Dengan menggandeng Komunitas Tanoker Ledokombo Jember, Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) menggelar Gen Connect Digital. Acara tersebut disenggarakan selama dua hari, yakni 22-23 November 2025.

Sebagai organisasi yang peduli pada literasi digital, Mafindo Sidoarjo sebagai pelaksana program berinisiatif menyelenggarakan kegiatan dengan tema “Tanoker Digital Talk: Asik, Edukatif, Inspiratif”.

Ledokombo adalah desa dengan keragaman budaya, warna, identitas dan interes, begitu juga tantangan dan masalahnya. Kemiskinan masih menjadi masalah ghalib dan migrasi hampir selalu menjadi urutan pertama pilihan solusi pemecahnya. Sebagian masalah terpecahkan oleh hal itu, sebagian yang lain tidak, bahkan justru melahirkan masalah turunan yang baru.

Secara ekonomi bisa membaik, namun secara iktatan dan harmoni dalam keluarga memudar. Anak-anak yang ditinggalkan kehilangan kehangatan, keakraban, keterlindungan, perhatian dan pengajaran. Mereka mendapatkan ganti hanya pemenuhan materi, kebebasan tanpa kontrol, kasih sayang tidak langsung, penjagaan yang longgar. Kondisi itu menempatkan mereka menjadi obyek potensi kejahatan, kenakalan, penyalahgunaan, sampai kriminal. Baik itu datang dari pergaulan dunia nyata maupun dari dunia maya. Yang keduanya dapat merubah sifat, karakter, sikap dan perilaku.

Perubahan karena dunia nyata akan terlihat begitu saja, tapi dunia maya melakukannya lebih tersamar. Pasalnya, interaksi yang terjadi bersifat individual, melalui layar komputer. Dan di jaman ini melalui layar gadget yang hampir setiap anak menggenggamnya.

Lemahnya kontrol dalam hal itu, membatasi bukan cara yang dapat mengatasi. Karena anak-anak dengan kepenasarannya, keingintahuannya, selalu akan menemukan cara untuk memuaskannya. Sedikit cara yang lebih baik untuk menekannya, mengkompromikannya, yang tepat adalah memberikannya dengan suatu kondisi; belajar cara yang baik tentangnya, selektif dalam memilih, buat tujuan yang jelas dan penting, berlakukan internet positif.

Disaat yang bersamaan, para orang tua yang sedang tidak bersama anak anaknya karena migrasi maupun yang bersama sehari hari juga perlu memahami situasi dan kondisi kemajuan di bidang informasi telematika. Tentang potensi negatif di balik begitu banyak hal positif yang ditawarkannya.

Pengetahuan tentang itu bisa didapat dari mendengar dan membaca, namun akan lebih mendapat gambaran dan pengalaman bila mempraktekkannya. Bagaimana mengakses, bagaimana mengatur, mengaktifkan parental scurity, access limitation dan lainnya, mengenali alamat yang menjebak dan berpotensi negatif, agar bisa mengetahui bagaimana dan kemana anak mengakses. Sehingga dapat mengarahkannya, memberlakukan internet positif.

Berlaku juga itu semua pada kakek nenek, remaja dan pendamping. Pada semua yang terlibat dalam pengasuhan. Lintas generasi. Ini adalah salah satu metode pengasuhan gotong royong.

Yang mutakhir, internet sudah bukan lagi tentang browsing dan surfing, kini internat hanya jadi intermedia. Telah beranjak teknologi dari yang interface, search engine dll menjadi komunikatif. Timbal balik secara cerdas. Disebutnya AI, Artificial Intelligence.

AI adalah Kecerdasan Buatan. Mesin yang dibuat untuk membantu manusia menyelesaikan masalahnya. Dibuat sebagai alat cerdas di luar otak manusia untuk bekerja sendiri berdasar data dan informasi yang diinput dan lalu mengembangkannya sesuai kebutuhan dan kemajuan.

AI dirancang untuk meniru fungsi kognitif manusia, seperti penglihatan, pendengaran, pembelajaran dan pemecahan masalah. AI adalah bagian dari teknologi yang memungkinkan mesin melakukan tugas-tugas yang biasanya dilakukan manusia menggunakan kecerdasannya, misal mengambil keputusan dari problema.

Di jaman yang digital, cepat dan berkembang, AI merupakan keniscayaan teknologi dan modernitas dimana segala aspek kehidupan sudah tidak terlepas lagi dari membutuhkannya, baik sebagai asisten, teman maya, guru maya sehari hari yang menyediakan jawaban konvensional sampai saintifik yang diperlukan di masa ini. Bahkan kata “AI” sudah sedemikian domestik di semua lapisan masyarakat. Namun begitu, seberapa pentingnya AI pun perlu diwaspadai karena selain positif juga mengikuti hal negatifnya.

Telah disinyalir bahwa AI dapat mempengaruhi penurunan lapangan kerja, juga risiko terhadap privasi data, kemungkinan manipulasi informasi, bias algoritma, ketergantungan berlebihan, bias diskriminasi, penurunan ketrampilan, keterbatasan emosi dan etika, dan peningkatan ketimpangan sosial, dan juga dapat mengurangi kemampuan berpikir kritis, dIl.

Ini menjadi kewaspadaan. Ai bisa melakukan banyak hal lebih dari sekedar googling. Dia bisa mencerna pertanyaan, menjalankan perintah, memberikan saran, bahkan lebih, berdasar pengaturan dan keleluasaan yang diberikan padanya. Dia adalah kawan, tapi tanpa pengenalan, pengetahuan dan pengertian yang cukup AI bisa menjadi musuh yang berbahaya. Bagi anak anak, remaja, bahkan dewasa dan orang tua.

Untuk itu Mafindo yang berfokus pada penanggulangan hoaks dengan cara mensosialisasikan bahayanya dan membangun imunitas di masyarakat, yang bertujuan mendorong pemanfaatan media sosial secara positif dan menciptakan masyarakat yang cerdas dalam berpikir kritis, bersama Tanoker Ledokombo berupaya mengantisipasi dan memitigasinya dengan menyelenggarakan lokakarya edukatif berjudul Tanoker Digital Talk: Asik, Edukatif, Inspiratif.

Kegiatan yang digelar ini mengangkat perhatian tentang perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, bersama dengan hadirnya AI yang banyak digunakan dalam berbagai aspek kehidupan, dari pendidikan, bisnis, kesehatan, hingga aktivitas sehari-hari, yang menawarkan banyak kemudahan, namun juga membawa tantangan.

Di tengah derasnya arus perkembangan teknologi ini, masyarakat dari berbagai kalangan baik anak-anak, remaja, dewasa hingga lansia perlu dibekali dengan literasi digital dan pemahaman bijak dalam menggunakan AI. Tanpa pemahaman yang tepat, kemudahan teknologi ini justru bisa menimbulkan kerugian.

Mafindo sebagai organisasi yang peduli pada literasi digital, dan Tanoker yang peduli pada tumbuh kembang anak dan kesempatan bermain serta belajarnya, berdua menyelenggarakan digital talk ini dalam bentuk diskusi santai namun mendalam, mencakup topik literasi digital, media sosial, serta ngobrol bareng tentang AI agar peserta (masyarakat) tidak tertinggal dalam memahami perkembangan teknologi.

Dengan memilih Ledokombo, sebagai lokasi, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ruang belajar bersama yang ramah, inklusif, dan menyenangkan bagi anak anak, remaja, ibu bapak, kakek nenek dan seluruh lapisan masyarakat.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang literasi digital; mengajak anak-anak, remaja, dan orang dewasa agar bijak menggunakan media sosial; memberikan ruang diskusi yang asik, edukatif, dan inspiratif terkait dunia digital; mengajak ibu-ibu dan lansia untuk ngobrol santai tentang Artificial Intelligence, mengenalkan manfaat serta risiko penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari, mendukung upaya bersama dalam menciptakan ekosistem digital yang sehat dan aman.

Dalam kegiatan akan dilakukan diskusi Interaktif bersama narasumber literasi digital, pegiat komunitas, dan anak muda inspiratif; sharing session pengalaman nyata menghadapi tantangan di dunia digital, games edukatif seputar literasi digital agar peserta lebih mudah memahami materi, tanya jawab & refleksi bersama sebagai penutup kegiatan.

Kegiatan yang akan berlangsung pada tanggal 22 dan 23 Nopember 2025 ini diikuti oleh 125 peserta, terdiri dari anak, kaum muda, dewasa dan lansia yang merupakan unsur mitra dan dampingan Tanoker yakni; FAD, IPNU IPPNU, kaum muda Disabilitas, perwakilan Sekolah, Madrasah, Pesantren, anak Tanoker, anak anak kelompok Minggu Ceria Pasar Lumpur, Sekolah Ebok Bapak, Sekolah Eyang, Karangwreda, pengajian Lansia, sekolah anak, kaum muda, dewasa, lansia, pengurus Muslimat, Fatayat, Anshor, MWCNU, Guru sekolah dan madrasah, Penyuluh, aktivis dan perwakilan desa dari kelompok SITI ( Sistem Deteksi Dini Berbasis Desa), mitra dan perwakilan Destinasi Kampung Wisata Tanoker dan Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

Kegiatan yang terbagi dalam sesi Literasi Digital Anak bersama Inayah Sri Wardhani dengan 50 anak-anak dan remaja di wilayah Jember, Sarasehan Digital bersama Dimas Fadhilah A.S (AI), Laurensius Raka Y (Cek Fakta) dan Rovien Aryunia (Etika Digital) dengan 25 pemuda Komunitas muda Tanoker Ledokombo, Kelas Bersama Lansia bersama Rovien Aryunia (Etika Digital), Dimas Fadhilah A.S (AI) dan Laurensius Raka Y (Cek Fakta) dengan 50 orang Ibu-ibu dan lansia.

Hari pertama 22 Nopember, Sarasehan Kaum Muda dilaksanakan pada petang hari pukul 18.00 diawali persiapan dan ramah tamah, pembukaan, sambutan Pembina Tanoker, Sarasehan Digital dan Refleksi. Para peserta antusias memahami materi dan aktif bertanya khususnya seputar pemanfaatan AI untuk aktifitas belajar mereka.

Di hari kedua, secara paralel juga dilaksanakan Literasi Digital Anak dan Kelas Bersama Lansia, dibuka dengan memukul kentongan bersama oleh semua peserta. Dijelaskan oleh Suporahardjo selaku Pembina Tanoker bahwa kegiatan ini menjadi pembuka ruang belajar lintas generasi, dipelajari oleh anak, remaja, dewasa, ibu bapak, kakek nenek belajar sama-sama.

“Harapan atas kegiatan Tanoker Digital Talk: Asik, Edukatif, Inspiratif ini adalah agar masyarakat mampu lebih bijak dan kritis dalam menggunakan teknologi digital. Dan dukungan dari berbagai pihak tentu akan sangat membantu terciptanya ekosistem digital yang sehat, aman, dan bermanfaat," jelas Farha Ciciek, Direktur Tanoker.

Berita Terbaru

PDIP Bergeser dari Isu Politik ke Lingkungan

PDIP Bergeser dari Isu Politik ke Lingkungan

Minggu, 11 Jan 2026 19:51 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:51 WIB

Dalam Rakernas Ke-53, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri Undang Rocky Gerung             SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dalam peringatan HUT PDI Perju…

KPK Ungkap Transaksi Rugikan Negara Rp 75 Miliar oleh Kepala KPP Madya Jakarta Utara

KPK Ungkap Transaksi Rugikan Negara Rp 75 Miliar oleh Kepala KPP Madya Jakarta Utara

Minggu, 11 Jan 2026 19:46 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:46 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Akhirnya KPK tetapkan lima tersangka terkait operasi tangkap tangan pejabat pajak di Jakarta Utara (Jakut). Salah satu tersangka…

Pidato Eks Menag Ajak Perangi Korupsi Viral di Medsos

Pidato Eks Menag Ajak Perangi Korupsi Viral di Medsos

Minggu, 11 Jan 2026 19:44 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Beberapa hari ini sebuah video beredar luas di media sosial. Video yang memperlihatkan eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, saat…

Tommy Soeharto, Bakal Punya Menantu DJ

Tommy Soeharto, Bakal Punya Menantu DJ

Minggu, 11 Jan 2026 19:41 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Tata Cahyani mencuri perhatian di prosesi siraman putranya bersama Tommy Soeharto, Darma Mangkuluhur, Jumat lalu. Ia mengenakan…

Ayatollah Khamenei Digoyang Demo, Putra Shah Iran Provokasi

Ayatollah Khamenei Digoyang Demo, Putra Shah Iran Provokasi

Minggu, 11 Jan 2026 19:38 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Teheran - Sudah dua minggu ini ada demo besar-besaran yang melanda negara Iran. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan AS siap…

Yakobus 4:7

Yakobus 4:7

Minggu, 11 Jan 2026 19:36 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - "Tunduklah kepada Allah. Lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu". Karena itu, pendeta saya mengajak tunduklah kepada…