Thailand Berencana Perpanjang Kondisi Darurat Corona

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemerintah Thailand memperpanjang kondisi darurat Covid-19 hingga akhir Agustus,SP/SP
Pemerintah Thailand memperpanjang kondisi darurat Covid-19 hingga akhir Agustus,SP/SP

i

SURABAYAPAGI.COM,  Thailand - Pemerintah Thailand berencana memperpanjang kondisi darurat penyebaran virus corona selama sebulan hingga akhir Agustus mendatang.

Sekretaris Jenderal Dewan Keamanan Nasional Thailand Somsak Rungsita mengatakan dengan alasan  perpanjangan kondisi darurat ini dilakukan untuk mengendalikan penyebaran virus corona secara efektif dengan membuka daerah perbatasan secara bertahap.

"Penting bagi kita untuk membuka (perbatasan) negara untuk menghidupkan kembali ekonomi," kata Somsak.

"Satu-satunya cara untuk menangani transisi ini adalah dengan perpanjangan kondisi darurat."

Usulan perpanjangan kondisi darurat rencananya akan disetujui dalam rapat kabinet pada Selasa (28/7). Dalam dua bulan terakhir Thailand belum mencatat penularan lokal virus corona.

Dilansir Strait Times, Somsak mengatakan pemerintah tidak akan melarang warga melakukan pertemuan publik selama periode perpanjangan kondisi darurat.

Menurutnya hal itu dilakukan untuk merespons protes atas kecurigaan warga bahwa aturan itu disalahgunakan untuk mengendalikan penyebaran Covid-19.

Lebih dari 2.000 orang termasuk mahasiswa pada Sabtu (18/7) lalu menggelar aksi unjuk rasa di Bangkok menuntut agar parlemen dibubarkan dan konstitusi diubah. Demonstrasi dilakukan saat Thailand masih memberlakukan kondisi darurat, larangan melakukan pertemuan massal dan menjaga jarak sosial.

Aksi protes serupa dengan massa yang lebih sedikit juga digelar di provinsi Chiang Mai dan Ubon Ratchathani. Rencananya pekan ini mahasiswa akan kembali menggelar aksi serupa dengan jumlah massa yang lebih besar.

Selama dua bulan terakhir, Bangkok telah mencabut aturan jam malam dan melonggarkan pembatasan dengan mengizinkan perjalanan domestik untuk menghidupkan kembali sektor perekonomian yang sempat terpuruk.

Meskipun perekonomian menurun, warga Thailand tetap mewaspadai potensi gelombang kedua pandemi Covid-19. Akses kedatangan bagi warga asing juga masih ditutup.

Thailand sempat melaporkan nihil kasus pada awal Juni lalu sehingga melonggarkan semua pembatasan dan mengizinkan kembali aktivitas warga, termasuk membuka sekolah.

Data statistik Worldometers mencatat saat ini Thailand memiliki 98 kasus aktif Covid-19 dari keseluruhan mencapai 3.269 kasus dan 58 kematian.Ana

 

 

Berita Terbaru

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai bagian dari duka atas tragedi kecelakaan pekerjaan yang menewaskan 4 karyawan dan 3 lainya masih perawatan, semua karyawan…

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemkot Madiun ingin memperjelas peran forum yang mengoordinasikan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Untuk itu, Pemkot m…