Trump Ajak Sekutunya Amankan Selat Hormuz, Jepang dan Australia Tolak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Presiden AS, Donald Trump mengajak para sekutunya untuk segera mengirim kapal perang untuk mengamankan Selat Hormuz dari tangan Iran.
Presiden AS, Donald Trump mengajak para sekutunya untuk segera mengirim kapal perang untuk mengamankan Selat Hormuz dari tangan Iran.

i

Iran Tantang Trump Kirim Kapal-kapal perang AS ke Teluk Persia

 

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden AS Donald Trump mendesak sekutu untuk mengerahkan kapal perang guna membantu mengamankan jalur strategis Selat Hormuz. 

Pada hari yang sama, Iran menolak klaim Amerika Serikat (AS) soal kemampuan angkatan lautnya telah hancur. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menantang Presiden AS Donald Trump untuk mengirimkan kapal-kapal perang AS ke Teluk Persia, "kalau dia berani".

"Selat Hormuz sepenuhnya berada di bahwa kendali Angkatan Laut IRGC dan Iran memiliki kedaulatan penuh," klaim juru bicara IRGC, Brigadir Jenderal Ali Mohammad Naini, dalam pernyataannya seperti dilansir Anadolu Agency, Senin (16/3/2026).

"Bukankah Trump mengatakan bahwa dia telah menghancurkan Angkatan Laut Iran? Jadi, kalau dia berani, dia dapat mengirimkan kapal-kapalnya ke wilayah Teluk Persia," kata Naini menantang Trump.

Dalam pernyataannya, Naini juga mengklaim bahwa Iran sejauh ini telah meluncurkan sekitar 7000 rudal dan 3.600 drone ke target-target AS dan Israel.

Ditegaskan oleh Naini bahwa perang akan berakhir ketika "musuh" mengakui kekuatan militer dan pencegahan sosial Iran.

 

Reaksi Australia dan Jepang

Trump berencana mengumumkan koalisi untuk mengawal kapal melalui Selat Hormuz paling cepat minggu ini.

meminta negara-negara sekutu AS untuk mengirimkan kapal perang demi mengamankan Selat Hormuz yang diblokir Iran, imbas perang AS-Israel melawan Iran.

Pemerintah Jepang dan Australia menolak dan menegaskan tidak ada rencana untuk mengirimkan kapal perang ke kawasan Timur Tengah.

Menteri Pertahanan Australia, Richard Marles, menegaskan bahwa Laut Merah bukanlah prioritas strategis utama bagi negara tersebut, sehingga sumber daya militer difokuskan pada area yang lebih krusial.

Australia memprioritaskan pengerahan aset militer untuk kepentingan keamanan di wilayah terdekat mereka dibandingkan terlibat dalam konflik di Timur Tengah.

Perdana Menteri Sanae Takaichi sebelumnya juga menyatakan belum ada keputusan terkait kemungkinan mengirim kapal perang Jepang ke Timur Tengah untuk mengawal tanker minyak.

Bagi Jepang, pengerahan Pasukan Bela Diri ke luar negeri merupakan isu sensitif secara politik. Negara itu secara resmi menganut prinsip pasifis dan banyak pemilih mendukung konstitusi 1947 yang menolak perang.

 

Drone Iran Serang Terminal UEA

Trump juga mengancam serangan lebih lanjut terhadap pusat ekspor minyak Pulau Kharg Iran setelah AS menyerang target militer pada Sabtu (14/3). Ancaman tersebut memicu respons berupa pembalasan lebih lanjut dari Iran.

Drone Iran menyerang terminal minyak utama di Fujairah, Uni Emirat Arab (UEA) tidak lama setelah serangan di Kharg. Sebagai informasi, Fujairah di luar Selat Hormuz adalah jalur keluar untuk 1 juta barel per hari minyak mentah Murban andalan UEA atau setara dengan sekitar 1�ri permintaan dunia.

"Ini menandai peningkatan konflik," kata Analis JP Morgan, Natasha Kaneva dikutip dari Reuters, Senin (16/3/2026).

Selain Fujairah di UEA, terminal ekspor Ras Tanura dan fasilitas pengolahan minyak Abqaiq di Arab Saudi telah terdaftar sebagai fasilitas energi kritis dan sangat rentan di Teluk. n afp/rtr/rmc

Berita Terbaru

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Jumat, 17 Jul 2026 21:16 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 21:16 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surabaya mulai mengintensifkan pemeriksaan kepatuhan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) t…

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan oleh…

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, BIMA – Dalam upaya memberikan jaminan perlindungan kesehatan bagi masyarakat dari bahaya pangan yang tidak memenuhi syarat, Balai Pengawas O…

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) turut mendukung penyelenggaraan Surabaya Electric Forum 2…

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…