Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Duta Besar Iran untuk PBB Amir Saeid Iravani mengatakan, resolusi tersebut mendistorsi fakta di lapangan serta mengabaikan akar konflik di Timur Tengah.
Duta Besar Iran untuk PBB Amir Saeid Iravani mengatakan, resolusi tersebut mendistorsi fakta di lapangan serta mengabaikan akar konflik di Timur Tengah.

i

Trump Isyaratkan Akhiri Perang, Karena Harga Minyak

 

SURABAYAPAGI.COM, New York - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Rabu (11/3) mendesak Iran menghentikan serangan ke negara-negara Teluk.

DK PBB mengadopsi resolusi usulan Bahrain yang mengutuk serangan Iran terhadap negara-negara Arab tetangganya.

Resolusi DK PBB mengadopsi resolusi usulan Bahrain yang mengutuk serangan Iran terhadap negara-negara Arab tetangganya. Resolusi itu didukung 13 negara, dengan Rusia dan China abstain.

"Menuntut penghentian segera semua serangan oleh Republik Islam Iran terhadap Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), dan Yordania," demikian isi resolusi, seperti dikutip AFP, Rabu (11/3).

"Mengutuk setiap tindakan atau ancaman oleh Republik Islam Iran yang bertujuan menutup, menghalangi, atau mengganggu navigasi internasional di Selat Hormuz," lanjut resolusi.

Namun, respolusi itu tidak menyinggung Amerika Serikat dan Israel, yang jelas-jelas menginisiasi serangan militer ke Iran hingga memicu perang yang meluas di Timur Tengah hingga hari ini.

Duta Besar Bahrain untuk PBB Jamal Fares Alrowaiei mengatakan pengesahan resolusi ini mencerminkan peran kunci negara-negara Teluk dalam ekonomi global.

"Oleh karena itu, memastikan keamanan kawasan ini bukan hanya masalah regional, tapi tanggung jawab internasional bersama yang terkait erat dengan stabilitas ekonomi dunia dan keamanan energi," kata Alrowaiei.

 

China dan Rusia Abstain

China dan Rusia, sekutu dekat Iran, memutuskan abstain dari resolusi lantaran seruan tersebut tidak menyinggung serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Padahal, AS dan Israel yang meletuskan perang sehingga Iran membalas dengan menargetkan aset-aset militer mereka di negara-negara Timur Tengah.

Duta Besar Iran untuk PBB Amir Saeid Iravani mengatakan pengesahan resolusi tersebut merupakan penyalahgunaan terang-terangan mandat DK PBB untuk "mengejar agenda politik" AS dan Israel.

"Izinkan saya memperjelas, resolusi ini adalah ketidakadilan nyata terhadap negara saya, korban utama dari tindakan agresi yang jelas," tegasnya. 

 

Kepemimpinan Iran Masih Utuh

Laporan intelijen Amerika Serikat mengungkapkan bahwa kepemimpinan Iran sebagian besar masih utuh dan tidak berisiko untuk tumbang dalam waktu dekat, setelah hampir dua minggu dibombardir tanpa henti oleh AS dan Israel. Hal ini diungkapkan oleh tiga sumber yang mengetahui masalah tersebut.

Sejumlah besar laporan intelijen memberikan "analisis yang konsisten bahwa rezim tersebut tidak dalam bahaya untuk kolaps dan tetap mengendalikan publik Iran," kata salah satu sumber, dilansir kantor berita Reuters dan Al Arabiya, Kamis (12/3/2026).

Laporan terbaru itu diselesaikan dalam beberapa hari terakhir, kata sumber tersebut. Dengan tekanan politik yang meningkat atas melonjaknya biaya minyak, Presiden Donald Trump telah mengisyaratkan bahwa ia akan mengakhiri operasi militer AS terbesar sejak 2003 itu "segera."

Namun, menemukan solusi yang dapat diterima untuk perang tersebut, bisa jadi sulit jika para pemimpin garis keras Iran tetap teguh pada pendirian mereka. Laporan intelijen tersebut menggarisbawahi kepemimpinan ulama Iran tetap kuat, meskipun Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei terbunuh pada 28 Februari, hari pertama serangan AS dan Israel.

Para pejabat Israel dalam pembicaraan tertutup juga mengakui, bahwa tidak ada kepastian perang akan menyebabkan tumbangnya pemerintahan ulama Iran, kata seorang pejabat senior Israel kepada Reuters.

Sumber-sumber tersebut menekankan bahwa situasi di lapangan masih belum pasti dan dinamika di dalam Iran dapat berubah.

Kantor Direktur Intelijen Nasional dan Badan Intelijen Pusat menolak berkomentar.

Diketahui bahwa sejak melancarkan perang mereka, AS dan Israel telah menyerang berbagai target Iran, termasuk pertahanan udara, situs nuklir, dan para anggota kepemimpinan senior. n afp/aj/rtr/rmc

Berita Terbaru

Tabligh Akbar Peringati Haul Ulama, Wabup Sumenep Tekankan Keteladanan dan Persatuan Umat

Tabligh Akbar Peringati Haul Ulama, Wabup Sumenep Tekankan Keteladanan dan Persatuan Umat

Minggu, 04 Okt 2026 17:55 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 17:55 WIB

SURABAYAPAGI com, Sumenep - Ratusan jamaah menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Haul Almarhum Muhammad Ali bin Sayyid Khotib dan Hasan bin Sayyid…

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Putar Rp74,78 Miliar, UMKM hingga Hotel Ketiban Dampak

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Putar Rp74,78 Miliar, UMKM hingga Hotel Ketiban Dampak

Minggu, 04 Okt 2026 17:31 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Ajang lari Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 menghasilkan perputaran ekonomi sebesar Rp74,78 miliar selama tiga hari p…

Peringati Haornas, Berbagai Cabor Dikenalkan untuk Dorong Masyarakat Aktif dan Sehat

Peringati Haornas, Berbagai Cabor Dikenalkan untuk Dorong Masyarakat Aktif dan Sehat

Minggu, 04 Okt 2026 16:58 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 16:58 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Dalam momentum peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 Tahun 2026 di Kabupaten Lamongan, dirayakan lumayan istimewa…

DPC PPP Surabaya Optimisi Bentuk Fraksi Sendiri di DPRD Surabaya dan Siap antarkan PPP ke Senayan

DPC PPP Surabaya Optimisi Bentuk Fraksi Sendiri di DPRD Surabaya dan Siap antarkan PPP ke Senayan

Minggu, 04 Okt 2026 16:53 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 16:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kota Surabaya menggelar Sarasehan Politik yang di hadiri Ketua Umum DPP PPP Muhammad M…

Perlinsos Digital Jangkau Lebih dari 1 Juta KK di Surabaya, Data Warga Terus Dimutakhirkan

Perlinsos Digital Jangkau Lebih dari 1 Juta KK di Surabaya, Data Warga Terus Dimutakhirkan

Minggu, 04 Okt 2026 15:46 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mencatat Program Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital telah menjangkau 1.004.298 kepala…

Dukung Moratorium Perizinan RHU, DPRD Surabaya Gagas Raperda Pengendalian Miras

Dukung Moratorium Perizinan RHU, DPRD Surabaya Gagas Raperda Pengendalian Miras

Minggu, 04 Okt 2026 15:43 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 15:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - DPRD Surabaya mendukung langkah Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan moratorium perizinan rumah hiburan umum (RHU) baru.…