Riwayat dari Solo, Guru SMP di Madiun Meninggal Positif Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
RSUD Soedono Madiun.SP/halodoc
RSUD Soedono Madiun.SP/halodoc

i

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Pasien nomor 28 di kota Madiun yang terkonfirmasi Covid-19 kini meninggal dunia. pasien tersebut ialah seorang guru di salah satu SMPN di Kabupaten Madiun.

"Guru SMP negeri di Kabupaten Madiun. Cuma tinggalnya di Kecamatan Taman kota Madiun," ujar Jubir gugus tugas penanggulangan COVID-19 kota Madiun Noor Aflah dalam siaran pers, Selasa (4/8/2020).

Aflah mengatakan sebelum meninggal pasien pada 19 Juli 2020 bersama keluarganya bepergian ke Solo naik kendaraan pribadi. Setelahnya tanggal 23 Juli 2020, pasien mengeluh demam, pilek, dan batuk.

"Karena terdapat keluhan, sebelumnya pasien berobat ke Klinik Panti Bahagia pada tanggal 24 Juli. Sudah diberi obat," kata Noor Aflah.

Saat berobat itu, kata Aflah, pasien belum kunjung sembuh sehingga pada tanggal 28 Juli 2020 dibawa ke RSUD Sogaten. "Tanggal 29 Juli 2020 jam 01.00 dini hari dipindahkan ke ruang isolasi RS Sogaten. Karena sudah dinyatakan pasien terkonfirmasi. Makanya harus dilakukan isolasi di rumah sakit," tuturnya.

Aflah menambahkan yang bersangkutan dirawat inap di RSUD Sogaten hingga tanggal 31 Juli 2020. Pasien lalu dirujuk ke RSUD Soedono dan di hari yang sama jam 12.00 WIB meninggal dunia.

"Meninggal dunia di RSUD Soedono Madiun," tandasnya.

Aflah meminta bagi yang kontak erat dengan pasien, jika sewaktu-waktu ada keluhan demam, batuk, dan pilek segera datang ke Puskesmas Demangan.

"Selama 14 hari ke depan untuk mengisolasi diri dengan tetap tinggal di rumah bagi yang pernah kontak. Ini semua kontak erat dilakukan rapid test," tandas Aflah.cit10

Berita Terbaru

Antisipasi Ancaman Banjir, Pemkab Sidoarjo Tambah Kapasitas Rumah Pompa Sidokare

Antisipasi Ancaman Banjir, Pemkab Sidoarjo Tambah Kapasitas Rumah Pompa Sidokare

Minggu, 04 Okt 2026 13:30 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 13:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Guna mengantisipasi ancaman banjir dan genangan air menghadapi datangnya musim hujan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo,…

Buka Musran PDIP Surabaya, Armuji Minta Kader Turun ke Rakyat dan dan Menangkan 2029

Buka Musran PDIP Surabaya, Armuji Minta Kader Turun ke Rakyat dan dan Menangkan 2029

Minggu, 04 Okt 2026 13:28 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 13:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya menggelar Musyawarah Ranting (Musran) Se Surabaya yang berlangsung Sabtu (3/10). Kegiatan ini m…

Perkuat Layanan, Petro Graha Medika Gandeng Rumah Sakit di Singapura

Perkuat Layanan, Petro Graha Medika Gandeng Rumah Sakit di Singapura

Minggu, 04 Okt 2026 13:16 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 13:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Petro Graha Medika (PGM) terus memperkuat kualitas layanan kesehatan sekaligus merespons perkembangan dunia medis yang semakin d…

Perkuat Pertanian saat El Nino, Pemkab Lumajang Gencarkan Komoditas Hortikultura Pisang

Perkuat Pertanian saat El Nino, Pemkab Lumajang Gencarkan Komoditas Hortikultura Pisang

Minggu, 04 Okt 2026 12:38 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 12:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui Project HDDAP (Horticulture Development in Dryland Areas), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang melalui Dinas Ketahanan…

Tekanan Kemarau, Air Waduk Gonggang Magetan Tinggal 805 Ribu Meter Kubik

Tekanan Kemarau, Air Waduk Gonggang Magetan Tinggal 805 Ribu Meter Kubik

Minggu, 04 Okt 2026 12:34 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 12:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Dinas PUPR Magetan meminta penggunaan air tetap dikendalikan dan perlu dihemat, mengingat Ccadangan air Waduk Gonggang di Kecamatan…

2027 Mendatang, Pemkot Madiun Usulkan Santunan kematian Naik Rp1,5 Juta

2027 Mendatang, Pemkot Madiun Usulkan Santunan kematian Naik Rp1,5 Juta

Minggu, 04 Okt 2026 12:27 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 12:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun mengusulkan kenaikan besaran santunan kematian bagi warga Kota Madiun dari sebelumnya Rp1 juta…